Haji Isam dikabarkan caplok saham BCA, ini kata manajemen

  • Arry
  • 25 September 2026 18:34
Menara BCA(bca/bca.co.id)

Newscast.id - Media sosial ramai perbincangan PT Bank Central Asia (BCA) bakal dibeli crazy rich asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam. Pihak manajemen kini buka suara.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F Haryn mengatakan, informasi mengenai rencana aksi korporasi tertentu terhadap BCA yang beredar di media sosial tidak benar.

“Menanggapi isu yang beredar di media sosial terkait adanya rencana aksi korporasi tertentu terhadap BCA, dapat kami sampaikan bahwa informasi tersebut TIDAK BENAR,” kata Hera dalam keterangannya, Jumat, 25 September 2026.

Dia mengimbau nasabah dan masyarakat untuk mengacu pada informasi dari sumber resmi perusahaan maupun media yang kredibel. Menurut dia, BCA menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip kehati-hatian, integritas, dan regulasi yang berlaku.

“Kami mengimbau nasabah dan masyarakat untuk mengakses informasi dari sumber-sumber yang resmi, baik dari situs resmi perusahaan maupun outlet media yang kredibel,” ujarnya.

Saham BBCA pada perdagangan Jumat, 25 September ditutup di level Rp6.250 per saham. Nilai ini mengalami kenaikan 0,40 persen dari posisi sebelumnya. Meski demikian, saham BBCA masih terkoreksi 0,79 dalam sepekan terakhir atau turun 22,60 persen secara year to date (ytd).

Untuk diketahui, beredar kabar di kalangan pelaku pasar, menyatakan saham BCA akan diakuisisi Haji Isam. Kabar ini muncul di tengah langkah Haji Isam mengakuisisi saham perusahaan batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik konglomerat Low Tuck Wong. 

Artikel lainnya: Deretan napi kakap penghuni Lapas Cibinong: Ferdy Sambo, Indra Kenz, Harvey Moeis

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan