Ambulans, Bus TransJakarta, damkar terlibat kecelakaan beruntun di Cakung Jaktim

  • Arry
  • 28 September 2026 21:02
Ilustrasi kecelakaan(@pixels/pixabay)

Newscast.id - Kecelakaan beruntun enam kendaraan terjadi di Cakung, Jakarta Timur. Kecelakaan ini melibatkan ambulans, bus TransJakarta, dan mobil damkar. Tiga orang terluka akibat insiden ini.

Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Kharisma Arbita Bangsa mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin, 28 September 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Ada enam kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun di Cakung ini.

Enam kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah mobil damkar bernopol B-9410-BQ, truk Colt Diesel nopol B-9684-BDG, ambulans nopol B-1564-PHX, Honda Mobilio nopol B-2450-UOY, mobil Toyota Calya nopol B-1793-DZW, dan bus Transjakarta nopol B-7123-TGX.

Kompol Kharisma menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil damkar dikemudikan GG melaju dari arah barat ke timur di Jalan Raya Bekasi.

Baca juga
Kecelakaan beruntun 6 kendaraan di Tol Bintara, 1 tewas

"Tepatnya di dekat United Tractors wilayah Jakarta Utara, diduga kurang konsentrasi/hati-hati, sehingga (damkar) menabrak truk Colt Diesel," kata Kharisma dalam keterangannya.

Akibat kecelakaan tersebut, truk Colt Diesel mendorong ambulans, mobil Honda Mobilio, mobil Toyota Calya, dan bus Transjakarta. Kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga orang terluka. Para korban dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis.

"Korban pengemudi kendaraan ambulans, pengemudi kendaraan truk, dan pengemudi kendaraan Honda Mobilio," ujar Kharisma.

Kharisma menjelaskan, dari pemeriksaan awal, kecelakaan diduga disebabkan pengemudi mobil damkar yang kurang konsentrasi.

"Masih dalam tahap pemeriksaan, keterangan awal anggota di TKP (tempat kejadian perkara) karena kurang konsentrasi out of control," kata Kompol Kharisma.

"Nanti didalami dengan CCTV, saksi, bukti-bukti, maupun keterangan driver damkar," lanjut dia.

Kompol Kharisma menjelaskan, saat kecelakaan terjadi, mobil ambulans sedang tidak membawa pasien. Ambulans hanya diisi oleh pengemudi dan operator.

"Ambulans tidak membawa pasien, hanya sopir dan operator," jelasnya.

Artikel lainnya: BMKG ungkap skenario terburuk Megathrust: Gempa M9,2 hingga tsunami 10 meter

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan