2 Tahun Prabowo-Gibran, daftar 10 menteri dapat rapor merah: Pigai, Raja Juli, Nusron
- Arry
- 12 Oktober 2026 15:21
Newscast.id - Kabinet Bayangan dan Celios merilis hasil survei 2 tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Berikut daftar 10 menteri yang memiliki kinerja buruk dan mendapatkan skor rendah.
"Untuk menteri yang terburuk nomor satu, ini sepertinya masih sama seperti tahun lalu, ada Bahlil, Pigai, kemudian Raja Juli Antoni, ini sepertinya terkait dengan masalah karhutla," kata Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira, dalam keterangannya, dikutip Senin, 12 Oktober 2026.
Berikut daftar menteri yang mendapat nilai buruk:
• Bahlil Lahadalia (Menteri ESDM) — Skor: -159
• Natalius Pigai (Menteri HAM) — Skor: -158
• Raja Juli Antoni (Menteri Kehutanan) — Skor: -103
• Sudaryono (Kepala Badan Gizi Nasional) — Skor: -47
• Zulkifli Hasan (Menteri Koordinator Bidang Pangan) — Skor: -43
• Nusron Wahid (Menteri ATR/Kepala BPN) — Skor: -24
• Pratikno (Menko PMK) & Saifullah Yusuf (Menteri Sosial) — Skor: masing-masing -17
• Muhaimin Iskandar (Menko Pemberdayaan Masyarakat) & Fadli Zon (Menteri Kebudayaan) — Skor: masing-masing -16
Baca juga
Rapor 2 tahun Prabowo-Gibran: 75% warga stres, dapat nilai 4,7 dari 10
Celios dan Kabinet Bayangan juga menyoroti menteri yang memiliki kinerja baik. Namun, saat ini menteri itu sudah di-reshuffle.
"Menteri yang terbaik, memang pada saat itu surveinya dilakukan sebelum adanya reshuffle dari Kementerian Keuangan. Maka di situ adalah Purbaya nomor satu. Kemudian yang kedua itu Amran, nah yang ketiga itu AHY, keempat Sjafrie," tutur Bhima.
Bhima mengungkapkan, Purbaya mendapatkan nilai 291, Mentan Amran Sulaiman 140; Menko Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 127; dan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin 12.
Selanjutnya, Menteri UMKM Maman Abdurrahman 11; Menkes Budi Gunadi Sadikin 8; Menteri Perumahan dan Pemukiman Maruarar Sirait 6; Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra 6; Mendikdasmen 5 dan Mendagri Tito Karnavian 4.
Untuk diketahui, survei dilakukan pada 15 September hingga 9 Oktober 2026. Survei melibatkan 129 responden ahli dengan berbagai latar keahlian hingga wilayah domisili, dan pengalaman profesional yang beragam. Selain itu, survei ini juga melibatkan 1.142 responden yang tersebar di berbagai provinsi.
Survei Celios dan Kabinet Bayangan ini menggunakan pendekatan non-probability sampling melalui Meta Ads, sementara responden ahli snowball sampling untuk menjangkau responden dengan keahlian yang relevan.
Artikel lainnya: Viral kisah bayi Alena usia 28 hari meninggal usai diberi makan telur mentah