Begini reaksi Presiden Prabowo usai tahu ponselnya disadap Jenderal Listyo Sigit
- Arry
- 4 November 2026 16:56
Newscast.id - Ponsel milik Presiden Prabowo Subianto disadap Jenderal Listyo Sigit Prabowo sejak masih menjabat sebagai Kapolri. Begini reaksi Prabowo usai tahu menjadi korban penyadapan ilegal.
“Kami mewakili beliau, Bapak Presiden sekali lagi menyampaikan keprihatinan yang luar biasa oleh karena terjadinya dinamika tersebut. Ada konsekuensi logis yang harus diputuskan karena salah tersangkanya menjabat sebagai KSP,” kata Prasetyo dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 4 November 2026.
Pras menyatakan, Prabowo sangat prihatin karena tindakan penyadapan ilegal ini dialami kepala negara dan dilakukan institusi yang berada di bawah Presiden.
"Tentu ini sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan untuk kepentingan semuanya,” ujarnya.
Baca juga
Wapres Gibran jadi korban penyadapan Listyo Sigit? Ini jawaban Yusril
Prasetyo pun menyatakan, Prabowo telah memberikan petunjuk kepada Kapolri untuk memproses kasus ini dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“(Dilakukan) seobjektif mungkin tanpa ada yang ditutup-tutupi. Jadi sudah disampaikan kepada Pak Kapolri,” ucapnya.
Menerima laporan Kapolri
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra sebelumnya mengungkapkan, penyadapan ilegal ini diketahui Presiden Prabowo usai mendapat laporan dari Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.
“Presiden tahu karena dilaporkan oleh Kapolri,” kata Yusril dalam konferensi pers di kantornya, Selasa, 3 November.
“Presiden sudah memerintahkan untuk mengambil satu langkah hukum yang tegas, sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku,” ujarnya.
Artikel lainnya: Yusril jawab potensi makar Jenderal Listyo usai sadap HP Presiden Prabowo