Hotman Paris Minta Maaf Soal Minuman Alkohol Untuk Muhammad, MUI: Hukum Tetap Lanjut

  • Arry
  • 27 Juni 2022 09:40
Pemegang Saham Holywings Hotman Paris Hutapea bertemu Ketua MUI KH Cholil Nafis(@hotmanparisofficial/instagram)

Hotman Paris Hutapea akhirnya muncul dalam kasus promo minuman keras untuk Muhammad dan Maria. Pemegang saham Holywings itu meminta maaf atas kejadian tersebut dan menemui Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis.

Pertemuan itu diunggah Hotman Paris di akun Instagram pribadinya. Hotman berharap permintaan maaf itu diterima oleh umat Islam.

"Halo saya Hotman Paris selaku salah satu pemegang saham di Holywings datang bersilaturahmi ke rumah Bapak Kiai Cholil Nafis selaku Ketua MUI dan juga Rais Suriah dari PBNU atas kesalahan yang dilakukan oleh staf Holywings yang telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan di medsos dan menimbulkan ketersinggungan umat Islam," kata Hotman dalam unggahan video di akun Istagram pribadinya dikutip Senin, 27 Juni 2022.

"Saya atas nama pribadi dan juga atas nama Holywings sebagai institusi memohon maaf kepada Bapak Kiai Cholis Nafis dan juga umat Islam," kata Hotman.

"Mudah-mudahan permohonan maaf kami ini dikabulkan dan kami menyerahkan agar masalah ini benar-benar diselesaikan melalui proses hukum untuk ditindak oleh ketentuan hukum yang berlaku," katanya.

Baca juga
Singgung Nasib 3.000 Karyawan, Holywings Minta Maaf Lagi Soal Miras Untuk Muhammad

Terkait permintaan maaf Hotman, Cholil Nafis menyatakan terima kasih atas klarifikasi yang disampaikan. Meski demikian, proses hukum tetap harus dilanjutkan.

"Makasih Bang, masyaallah, masyaallah. Saya mengucapkan terima kasih dan bangga Abang bisa klarifikasi tabayyun ke rumah ini dan sebagai pribadi saya memaafkan karena pasti setiap orang melakukan kesalahan, dan sebagai orang yang berbuat kesalahan adalah yang memperbaiki, bertaubat dan juga meminta maaf, tentu orang Islam akan memaafkan karena kita adalah orang baik," jelasnya.

"Berkenaan dengan penegakan hukum kami setuju bang ini terus diproses untuk pembelajaran, ini staf abang terlalu kreatif, hilang sensitivitasnya bahwa ini ranah agama, mungkin niatnya baik atau wallah bissawab, oleh karena itu saya sepakat ini terus di ranah pengadilan proses hukum berjalan, mudah-mudahan berjalan lancar menemukan keadilan dan seadil-adilnya," jelasnya.


Selanjutnya otak di balik promo minuman alkohol untuk Muhammad dan Maria >>>

 

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan