Atraksi tunggang gajah resmi dilarang!

  • Arry
  • 10 Februari 2026 16:28
Gajah(@ollila/unsplash)

Newscast.id - Menunggang gajah adalah salah satu atraksi yang populer di sejumlah destinasi wisata. Namun kini atraksi itu resmi dilarang di Indonesia.

Kementerian Kehutanan menegaskan, larangan atraksi gajah tunggang berlaku secara nasional. Bagi yang melanggar akan dikenai sanksi.

"Pada tanggal 18 Desember 2025 Dirjen KSDAE atas nama Menteri Kehutanan menerbitkan Surat Edaran Nomor SE. 6 Tahun 2025 tentang Penghentian Peragaan Gajah Tunggang di Lembaga Konservasi," kata Direktur Konservasi Spesies dan Genetik, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Ditjen KSDAE) Kemenhut, Ahmad Munawir, seperti dikutip dari Antara.

"SE ini berlaku sejak ditandatangani, dan berlaku secara nasional," imbuhnya.

Baca juga
Miris! Sering Jadi Hewan Atraksi Angkut Turis, Punggug Gajah Pai Lin Rusak Permanen

"Apabila ada pemilik LK (lembaga konservasi) Umum yang melanggar, maka sesuai ketentuan sanksi yang diberikan adalah Dirjen KSDAE menerbitkan Surat Peringatan I (SP I), apabila masih melanggar maka diterbitkan SP II dan apabila masih melanggar maka diterbitkan SP III (pencabutan izin LK)," tuturnya.

Dalam surat edaran tersebut Kemenhut menyatakan, praktik peragaan gajah tunggang, baik untuk kepentingan komersial maupun nonkomersial, tidak lagi sejalan dengan prinsip perlindungan, etika, dan kesejahteraan satwa atau animal welfare.

Apalagi gajah merupakan satwa dilindungi yang berdasarkan Daftar Merah IUCN berstatus sangat terancam punah. Sehingga setiap bentuk pemanfaatannya harus dilakukan secara sangat hati-hati dan bertanggung jawab.

Dengan dihentikannya atraksi gajah tunggang, diharapkan dapat mendorong transformasi pengelolaan menuju pendekatan yang lebih beradab dan berorientasi konservasi, seperti edukasi perilaku alami gajah, interpretasi konservasi, serta pengamatan satwa tanpa kontak fisik langsung.

Artikel lainnya: Mohan, Bos Thanksinsomnia diduga lakukan pelecehan seksual ke model, ini kronologinya

 

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan