Deretan rudal mengerikan Iran hadapi perang keroyokan Amerika Serikat-Israel
- Arry
- 5 Maret 2026 14:04
Newscast.id - Perang pecah antara Iran menghadapi keroyokan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026. Perang dimulai saat Israel dan Amerika memulai meluncurkan rudal ke wilayah ibu kota Iran, Teheran.
Iran pun merespons serangan itu dengan mengirimkan rudal ke sejumlah wilayah terutama wilayah Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat.
Mengutip gulfnews, Kamis, 5 Maret 2026, analis pertahanan mengungkapkan Iran menjadi negara yang memiliki rudal yang mematikan. Koleksi rudalnya pun beragam mulai dari rudal balistik, rudal jelajah, hingga drone.
Berikut rudal yang dimiliki Iran, dikutip dari Al Jazeera.
Rudal Iran menghujani wilayah Israel
Analis pertahanan menggambarkan kekuatan rudal Iran sebagai yang terbesar dan paling beragam di Timur Tengah. Rudal tersebut bahkan dirancang untuk memberi Iran jangkauan bahkan tanpa angkatan udara modern.
Pandangan itu pun diamini para pejabat Iran. Mereka mengungkapkan, program rudal adalah tulang punggung pencegahan, sebagian karena angkatan udara bergantung pada pesawat yang sudah tua.
Baca juga
Mengenal Rudal Hipersonik Fattah Iran, Mimpi Buruk Iron Dome: 400 Detik ke Tel Aviv
Rudal balistik Iran dirancang memiliki jangkauan antara 2.000 km hingga 2.500 km. Artinya, rudal-rudal itu mampu mencapai wilayah Israel, pangkalan-pangkalan yang terkait dengan AS di seluruh Teluk, dan sebagian besar wilayah yang lebih luas.
Rudal jarak pendek
Rudal balistik jarak pendek Iran memiliki jangkauan antara 150-800 km. Rudal ini dirancang untuk target militer terdekat dan serangan regional yang cepat.
Menurut Kantor Direktur Intelijen Nasional AS serta sejumlah lembaga pemikir independen, Rudal Balistik Jarak Pendek (SRBM) Iran terdiri dari:
- Shahab-1
Perkiraan jangkauan: 300 km
Berbasis desain Scud-B - Shahab-2
Perkiraan jangkauan: 500 km
Berbasis desain Scud-C - Zolfaghar
Perkiraan jangkauan: 700 km
Bahan bakar padat
Akurasi lebih baik dibanding sistem Shahab sebelumnya - Qiam-1
Perkiraan jangkauan: 700–800 km
Bahan bakar cair
Desain tanpa sirip untuk manuver lebih baik
Rudal jarak menengah (Cruise Missiles)
Rudal balistik jarak menengah diklaim mampu menjangkau sekitar 1.500-2.000 km, Rudal jarak menengah ini menargetkan Israel dan sejumlah besar fasilitas yang terkait dengan AS di Qatar, Bahrain, Kuwait, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab dalam jangkauan, memperluas daftar target Iran dan paparan kawasan tersebut.
Berikut rinciannya:
- Shahab-3
Perkiraan jangkauan: 800–1.300 km
Varian terbaru mendekati batas atas - Emad
Perkiraan jangkauan: 1.700 km
Sistem pandu lebih baik dari Shahab-3 - Ghadr-1
Perkiraan jangkauan: 1.600–2.000 km
Turunan Shahab dengan jarak lebih jauh - Khorramshahr
Perkiraan jangkauan: 2.000 km
Kapasitas muatan lebih besar
Beberapa varian dilaporkan diuji melebihi angka tersebut - Sejjil
Perkiraan jangkauan: 2.000–2.500 km
Bahan bakar padat
Persiapan peluncuran lebih cepat dibanding sistem cair - Kheibar Shekan
Perkiraan jangkauan: 1.450 km
Bahan bakar padat
Diperkenalkan pada 2022 - Haj Qassem
Perkiraan jangkauan: 1.400 km
Bahan bakar padat
Dinamai dari Qassem Soleimani
Rudal jelajah dan drone
Iran juga memiliki rudal jelajah terbang rendah. Rudal ini dapat mengikuti kontur medan dan kerap lebih sulit dideteksi dan dilacak.
Deretan rudal jelajah yang dimiliki Iran seperti Soumar, Ya-Ali, varian Quds, Hoveyzeh, Paveh, dan Ra'ad. Soumar memiliki jangkauan 2.500 km.
Selain itu drone juga menambah serangan Iran. Meski kecepatannya lebih lambat, namun senjata ini biayanya lebih murah dan lebih mudah diluncurkan dalam jumlah besar. Drone dapat digunakan dalam gelombang berulang untuk melemahkan pertahanan udara dan membuat bandara, pelabuhan, dan lokasi energi tetap siaga selama berjam-jam.
- Soumar
Perkiraan jangkauan: 2.000–2.500 km
Diduga dikembangkan dari teknologi Kh-55 - Ya-Ali
Perkiraan jangkauan: 700 km - Varian Quds
Perkiraan jangkauan: 700–1.000 km (tergantung model) - Hoveyzeh
Perkiraan jangkauan: 1.350 km - Paveh
Perkiraan jangkauan: 1.650 km - Ra’ad
Perkiraan jangkauan: 350 km (varian anti-kapal lebih pendek) - Kh-55 (desain asal Rusia)
Jangkauan: hingga 3.000 km
Rudal jelajah diluncurkan dari udara
Desain awalnya mampu membawa hulu ledak nuklir; Iran diyakini melakukan rekayasa balik terhadap sebagian sistem ini.
Berapa banyak rudal Iran?
Jumlah rudal sangat penting dalam menghadapi perang seperti saat ini. Namun, berapa lama rudal Iran mampu meladeni keroyokan Israel dan Amerika Serikat?
Analis mengungkapkan, Teheran telah menghabiskan bertahun-tahun memperkuat sebagian program rudal di terowongan penyimpanan bawah tanah, pangkalan tersembunyi, dan lokasi peluncuran yang terlindungi di seluruh negeri. Strategi ini akan menguntungkan Iran dalam bertahan sekaligus menyusun strategi selanjutnya.
Artikel lainnya: Pemotor tewas di Jakpus usai tabrak separator dan terlindas Transjakarta