Tertawai Ibu-ibu di Bioskop, SPG Diler Honda Ini Harus Kehilangan Pekerjaan

  • Arry
  • 18 Mei 2024 09:30
Seorang ibu yang sedang melihat poster film Kingdom of the Planet of the Apes (2024) di bioskop ditertawai pengunjung lain (ist/ist)

Sekelompok perempuan muda, yang merupakan SPG diler Honda di Bogor, Jawa Barat, viral usai aksinya menertawakan seorang ibu di bioskop. Mereka kini harus kehilangan pekerjaannya.

Aksi mereka itu viral di sejumlah akun media sosial. Dalam video terlihat seorang ibu tengah melihat poster film Kingdom of the Planet of the Apes (2024). Di belakangnya, ada sekelompok perempuan yang merekam sambil menertawakannya.

"Curiga beneran dari planet of the apes," tulis akun TikTok @lovinbrunette dengan diiringi lagu yang sedang viral, yaitu 'Dari Planet Lain' yang dibawakan penyanyi Sal Priadi. Belakangan, akun tersebut menghilang di Tiktok.

Untuk diketahui, film Planet of the Apes mengisahkan sebuah kehidupan di salah satu pulau yang dihuni oleh berbagai jenis primata yang bisa berbicara dan bertarung.

Unggahan itu kemudian viral. Warganet geram dengan tindakan SPG Honda tersebut yang dinilai tidak pantas.

Baca juga
Pria Ini Mengeluh Mahalnya Harga Popcorn dan Air Mineral di Bioskop Capai Rp75 Ribu

"Sakit hati banget sama The Nuruls yang ngetawain ibu-ibu yang lagi lihat poster film. Bayangin kalau itu ibu kalian," kata netizen. Komentar ini pun mendapat dukungan dari netizen lainnya.

Kasus ini kemudian terdengar ke perusahaan tempat pengunggah video bekerja. Manajemen pun memutuskan untuk memecat pemilik akun tersebut.

Hal ini diungkap dalam unggahan di Instagram story @hondamitrasehatibogor yang diunggah ulang oleh akun Twitter @kegblgnnunfaedh.

Isi surat pemberhentian itu sebagai berikut:

    Surat pemberitahuan Honda terkait kelakuan SPG yang tertawai ibu-ibu di bioskop (Ist)
Surat pemberitahuan Honda terkait kelakuan SPG yang tertawai ibu-ibu di bioskop (Ist)

PEMBERITAHUAN

Salam Satu HATI, Selamat siang. Menanggapi beredarnya berita viral yang tengah terjadi dan berkaitan dengan Honda Mitra Sehati jaya Bogor, Kami segenap Management Honda Mitra Sehati Bogor sangat menyesalkan atas kejadian tersebut.

Meskipun kejadian tersebut di luar area dan jam kerja, yang bersangkutan tetapi kami tegaskan bahwa hal seperti Itu tidak dapat kami tolerir, karena tidak sesuai dengan Visi & Misi Perusahaan.

Atas pertimbangan tersebut maka kami umumkan bahwa karyawan tersebut SUDAH KAMI TINDAK TEGAS dan setelah melewati proses Co n Co dan pertimbangan dari seluruh pihak maka kami umumkan bahwa YANG BERSANGKUTAN sudah tidak aktif bekerja di Honda Mitra Sehati Bogor.

Untuk hal-hal yang berkaitan dengan Ex Karyawan Kami tersebut ke depannya sudah di luar kendali dan tanggung jawab kami. Demikian pernyataan resmi dari kami, semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi kami agar senantiasa mengingatkan pentingnya menjaga selalu attitude seluruh karyawan yang berada dibawah naungan Honda Mitra Sehati Bogor.

Baca juga
Kabur Usai Isi Bensin di SPBU, Honda Brio Merah Hancur Diamuk Warga

Keputusan dari pihak Honda ini pun mendapat respons dari warganet. Ada yang setuju, ada pula yang menilai keputusan itu terlalu kejam.

"Dipikir-pikir ya, sampai ngefek ke kerjaan hanya karena ngetawain orang dan mungkin sudah minta maaf. Dan mungkin juga ibu yang bersangkutan juga enggak kenapa-kenapa. Harusnya enggak sampai dipecat lah dari pekerjaan. IMO (in my opinion), boleh setuju, boleh tidak."

"Di belahan mana pun nggak ada bos yang mau punya karyawan begitu."

"Menurut gue nggak berlebihan sih, pelaku bullying itu emang harus dikasih efek jera selain sanksi sosial. Yang ngotot bilang berlebihan dan cukup minta maaf tuh kayaknya kalian juga tipe tukang bully.”

"Bagus sih dipecat! jadi pelajaran. Nggak semua kesalahan tuh harus pake jalur keluarga, harus ada yang kena hukum. Di Barat udah biasa orang kayak gini dipecat. Perusahaan mahal-mahal bayar PR untuk reputasi perusahaan baik! malah digoreng dengan nih sampah!"

Artikel lainnya: Heboh Perselingkuhan Andrew Andhika, Kini Diduga dengan Presenter Soraya Rasyid

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait