Newscast.id - Kasus pencurian di Restoran Bibi Kelinci yang berujung pemilik resto bernama Nabilah O'Brien menjadi tersangka berakhir. Kedua belah pihak memutuskan berdamai.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo mengungkapkan, kasus ini berakhir damai lantaran kedua belah pihak saling mencabut laporan.
"Sesuai dengan pertemuan hari ini, para pihak hadir saudara Z dan beserta istri saudari ES dan juga pihak saudari NA dan juga KDH. Empat pihak ini turut hadir kemudian melakukan perjanjian perdamaian. Dalam perjanjian perdamaian ini sudah kami sampaikan tadi dan kemudian pada proses ini masing-masing suda melakukan pencabutan dalam pelaporan di masing-masing para pelapornya," kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan.
Menurut Trunoyudo, para pihak terkait telah bersepakat menghapus konten terkait kasus pencurian itu di media sosial (medsos).
Baca juga
Kata polisi soal bos Resto Bibi Kelinci jadi tersangka meski jadi korban pencurian
"Maka tentunya dalam proses berita acara mediasi, kemudian pencabutan dan tadi di hadapan kita semuanya melakukan penghapusan di media sosial masing-masing yang memang itu menjadi kesepakatan dalam perdamaian ini," ujarnya.
Trunoyudo menjelaskan, dengan perdamaian itu, maka status tersangka yang disandang pastutri Z dan E serta Nabilah O'Brien, pemilik restoran, otomatis gugur.
"Ya, tentunya ada proses yang sudah ditandatangani dalam pelaporan ini, kita memberikan rasa keadilan kepada kedua belah pihak," kata Trunoyudo.
Baca juga
Kronologi pencurian di Resto Bibi Kelinci hingga owner tersangka unggah CCTV
"Ya, tentunya sudah pencabutan memberikan rasa keadilan bagi para pihak, terutama kedua belah pihak," lanjutnya.
Untuk diketahui, kasus ini bermula saat pasutri Z dan E mendatangi restoran Bibi Kelinci yang berada di kawasan Kemang. Keduanya diduga melakukan pencurian atas makanan yang dipesannya serta melakukan penganiayaan.
Kesal dengan tindakan pasutri itu, Nabilah O'Brien mengunggah video rekaman CCTV saat peristiwa itu berlangsung. Dia pun melaporkan pasutri ke polisi.
Belakangan, pasutri itu dijadikan tersangka. Namun, mereka kemudian melaporkan balik Nabilah ke polisi. Atas laporan itu, Nabilah kemudian juga menjadi tersangka.
Artikel lainnya: Iran 'rayakan' pemilihan Mojtaba Khamenei dengan luncurkan rudal ke Israel
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News