Heboh artis inisial EJR dan penya terseret kasus dugaan pelecehan, ini kronologinya

  • Arry
  • 20 Agt 2026 18:11
ILustrasi Pelecehan(@geralt/pixabay)

Newscast.id - Nama artis berinisial EJR dan penyanyi berinisial NB tengah menjadi sorotan. Mereka diduga terlibat kasus pelecehan seksual.

Tudingan ini muncul dari seorang pemilik akun Threads @ajsbsbwas. Dalam unggahannya, pemilik akun mengklaim mengalami kejadian hingga menjadi korban pelecehan seksual tanpa persetujuan.

Pemilik akun bercerita, kejadian ini bermula saat dia tengah pergi bersama EJR dan NB ke kawasan Senayan, Jakarta Pusat, sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah itu, mereka menuju kediaman EJR di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

“Kalian mungkin mengenalnya sebagai artis muda yang kalian idolakan sejak kecil sampai saat ini. Saya mengenalnya sebagai seseorang yang pernah membuat saya kehilangan kendali atas tubuh saya sendiri—dan kemudian melakukan sesuatu kepada saya ketika saya berada dalam kondisi tersebut,” tulis akun tersebut yang dikutip pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Baca juga
Juri acara hafiz Quran di TV Swasta dilaporkan atas kasus pelecehan pada santri

Dia mengklaim, unggahan ini dibuat bukan untuk mencari perhatian. Tetapi untuk membagi pengalaman yang disebut masih membekas hingga sekarang.

“Kejadiannya bermula setelah saya pergi bersama dengan pelaku inisial EJR bertiga dgn teman kami inisial NB ke daerah Senayan sekitar jam 8 malam dan kemudian kejadian berada di kediaman pelaku di daerah Pd Indah,” sambungnya.

Dalam perjalanan pulang, pemilik akun mengaku EJR berulang kali meminta dirinya menghirup asap vape. Dia mengklaim saat itu belum mengetahui vape yang digunakan disebut mengandung THC.

“Pelaku mengatakan akan mengantar saya pulang. Namun di perjalanan, pelaku justru meniupkan asap vape berulang kali ke arah mulut saya dan menyuruh saya untuk menghirupnya sampai saya batuk-batuk yang pada saat itu saya tidak tau bahwa vape tersebut mengandung THC."

"Untuk yang tidak tahu apa itu THC, THC adalah singkatan dari tetrahydrocannabinol, yaitu senyawa psikoaktif utama dalam tanaman cannabis/ganja. THC dapat memengaruhi fungsi otak dan kesadaran, misalnya menyebabkan: mengantuk atau sangat lemas perubahan persepsi dan koordinasi sulit berpikir atau berkonsentrasi gangguan ingatan pada dosis tertentu, kebingungan atau penurunan kemampuan mengendalikan diri Setelah itu, kondisi saya berubah drastis,” tulisnya.

Baca juga
UI bekukan status akademik 16 mahasiswa FH uang diduga terlibat kasus chat pelecehan

“Saya kehilangan kendali atas diri saya sendiri. Saya tidak bisa merasakan badan saya. Mata saya sangat sulit dibuka. Saya bahkan kesulitan berjalan dan mengontrol tubuh saya. Pikiran saya terasa seperti tidak berfungsi sebagaimana mestinya,” katanya.

Pemilik akun mengaku baru sadar sekitar pukul 03.00 WIB usai dicari oleh ibunya. Meski keadaannya belum pulih, dia memutuskan pulang dengan menggunakan taksi.

“Saya bangun pukul 03.00 pagi karena ibu saya mencari saya, saya panik dan bergegas pulang pelaku sempet suruh saya untuk stay agar besok pagi saat kesadarannya sudah kembali akan mengantar pulang. Tapi disaat itu badan saya masih terasa tidak normal mungkin hanya membaik 3-8 persen dari sebelumnya tapi kepanikan saya karena orang tua mencari saya, saya bergegas buru2 pulang menggunakan taksi. Pelaku mengantar saya kedepan dan berpesan kepada supir untuk hati2 berkali2,” ungkapnya.

“Saya menjelaskan dan mencoba menggambarkan apa yang saya rasakan, kondisi hilang kesadaran, lemas, mengantuk berat hingga tidak berdaya karena saya panik dan dgn usaha keras saya menceritakan kepada NB. NB kemudian mengonfirmasi bahwa vape tersebut sangat berbahaya dan bahkan menyebut vape yg digunakan pelaku sudah “dosis gorilla," imbuhnya.

Pemilik akun mengklaim masih menyimpan percakapan tersebut. Namun dia belum menjelaskan isi percakapan itu.

“Dalam kondisi saya yang sudah tidak mampu mengendalikan diri seperti itu, pelaku melakukan tindakan seksual terhadap saya tanpa persetujuan saya,” tulisnya.

“Saya ingin menegaskan satu hal: saya tidak memberikan persetujuan,” ujarnya.

“Saya kira saya akan lupa seiring berjalannya waktu dan berusaha memaafkan tapi hal ini terus mengganjal dari hari ke hari menjadi bayang2 buruk utk saya. Saya sudah menyimpan bukti yang saya miliki, termasuk percakapan dengan saksi NB yang terjadi ketika saya masih dalam perjalanan pulang malam itu dan orang tua saya yg melihat kondisi saya pada malam itu karena mereka selalu menunggu saya pulang,” sambungnya.

“Karena saya sudah memberanikan diri membuka luka lama saya dan menghubungi pelaku secara baik2 via Whatsapp mengenai kejadian ini tapi tidak ada respon (akan saya share buktinya jika 7 hari kedepan masih tidak ada respon dan saya bisa share foto kami bertiga (saya,pelaku EJR, dan saksi NB) saat kami berada di Blackpond Senayan beberapa jam sebelum kejadian,” akui akun tersebut.

“Saya tidak butuh permintaan maaf, saya butuh efek jera karena sampai saat ini dari pelaku tidak ada itikad baik kepada saya dan keluarga saya. Saya hingga saat ini masih trauma dan beberapa kali konsul ke psikiater. Saya butuh keadilan dan pelaku mendapat balasan yang setimpal,” ujarnya.

Hingga kini belum diketahui identias EJR maupun NB. Namun netizen sudah ramai menyebutkan sosok yang diduga kedua artis tersebut, meski belum terverifikasi.

Artikel lainnya: Viral karpet sajadah masjid jadi alas pejabat saat upacara HUT ke-81 RI di Buton

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait