Keluarga ungkap smartwatch kopilot ATR 42-500 catat 13.647 langkah usai pesawat jatuh

  • Arry
  • 20 Jan 2026 10:09
Pesawat ATR milik Indonesia Air Transport (indonesia air transport/indonesia-air.com)

Newscast.id - Keluarga masih berharap kopilot pesawat ATR 42-500 Farhan Gunawan masih hidup. Mereka mengungkapkan smartwatch Farhan hingga kini masih aktif dan mencatatkan 13.647 langkah.

Keluarga mengeklaim, smartwatch milik kopilot Farhan mencatatkan 13.647 langkah usai pesawat ATR 42-500 yang ia naiki jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada 17 Januari 2026.

Fakta ini membuat keluarga percaya Farhan masih berupaya bertahan hidup. Mereka pun berharap tim SAR segera menemukan Farhan.

Pihak keluarga, Pitri Keandedes Hasibuan, mengatakan ponsel kopilot Farhan ditemukan tim SAR di hari pesawat ATR 42-500 itu jatuh. Ponsel itu kemudian diserahkan ke pacar Farhan bernama Dian, yang saat itu datang ke posko tim SAR di Desa Tompobulu, Pangkep, pada Minggu, 18 Januari.

Baca juga
Badan dan ekor pesawat ATR 42-500 ditemukan di Puncak Gunung Bulusaraung

"Tanggal 18 adik saya di sana, terus ada yang manggil dari sana, yang di tempat itulah, posko itulah, tempat kejadian. Ini ada ditemukan HP, kayak gitu. Ya udah terus adik saya turun melihat HP-nya, terus diambil sama adik saya kayak gitu," ujar Pitri kepada wartawan, Senin, 19 Januari.

"(Smartwatch) Itu terhubung ke salah satu bendanya (ponsel) si Farhan, karena tanggal 18 itu kan ada yang ditemukan, ada benda Farhan yang ditemukanlah. Jadi dari benda itu bisalah dicek kalau ada pergerakan dari langkah si Farhan," jelasnya.

"Intinya HP itu di tangan adik saya tadi malam, malam tadi. Terus udah dicek semuanya, ternyata ada pergerakan itu, ditemukan di handphone dia itu pergerakan langkah kaki Farhan jam 6 pagi, 10, sama malam kali ya," jelasnya.

"Kalau misalnya jam tangannya masih hidup, bergerak gitu kan, terhubung sama benda dia yang didapat sama tim. Jadi kan kemungkinan dia masih hidup," tambah Pitri.

"Saya mohon sekali, Pak, tolong selamatkan Farhan, karena dia sudah memberikan tanda-tanda pak hp nya masih terhubung dengan ada pergerakan langkah kakinya pak sekian dari saya," imbuh Pitri.

Artikel lainnya: Gelar OTT di Pati, KPK tangkap Bupati Sudewo

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait