Newscast.id - Nama Presiden ke-7 Joko Widodo disebut-sebut dalam kasus korupsi kuota haji yang sudah menjerat mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. KPK pun buka suara soal peluang memeriksa Jokowi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan, setiap pemanggilan saksi harus berdasarkan kebutuhan penyidik. Budi pun belum mengetahui apakah ada agenda dari penyidik soal pemanggilan tersebut.
"Terkait dengan pemanggilan saksi, siapapun nanti tentu berdasarkan kebutuhan dari penyidik. Ya, nanti kami akan terus update saksi-saksi siapa saja yang kemudian akan dimintai keterangan oleh penyidik," ujar Budi di KPK, Jumat, 23 Januari 2026.
Budi menjelaskan, pihaknya membutuhkan keterangan saksi yang dapat menjelaskan soal asal usul kuota haji. Salah satunya adalah memeriksa mantan Menpora Dito Ariotedjo.
Baca juga
Alasan KPK periksa Dito: pergi ke Arab Saudi bareng Jokowi bahas tambahan kuota haji
Menurut Budi, Dito diyakini mengetahui latar belakang pemberian kuota haji. Sebab menantu bos travel haji Maktour, Fuad Hasan Masyhur, itu ikut mendampingi Jokowi saat kunjungan kerja ke Arab pada Oktober 2023. Saat itu ada pembahasan mengenai tambahan kuota haji dari Arab Saudi.
"Terkait dengan asal-usul pemberian kuota, hari ini tadi sudah dijelaskan oleh Pak Dito ya, bahwa asal-usul pemberian kuota ini adalah untuk memangkas panjangnya antrean ibadah haji di Indonesia," imbuhnya.
"Ya makanya, nanti kita akan lihat perkembangan dari penyidikan ini. Yang pasti, kita melihat bagaimana proses diskresi itu dilakukan. Mengapa dibagi 50 persen 50 persen? Padahal kalau kita melihat latar belakang atau asal-usul pemberian kuota ibadah haji ini semestinya untuk memangkas panjangnya antrean," pungkas Budi.
Dalam kasus Korupsi kuota haji, KPK sudah menetapkan dua tersangka. Mereka adalah mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan mantan staf khususnya yakni Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex. KPK juga sudah mencegah mertua Dito, Fuad Hasan Masyhur, bepergian ke luar negeri.
Mereka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Tindak Pidana Korupsi.
Artikel lainnya: Polisi usut meninggalnya selebgram Lula Lahfah di apartemen
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News