Polisi geledah 13 lokasi terkait 3 korupsi, ini daftar lokasi dan barbuk yang disita

  • Arry
  • 10 Jul 2026 16:54
Hasil penggeledahan rumah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat(ist/ist)

Newscast.id - Tim Kortastipikor telah menggeledah 13 lokasi yang diduga terkait tiga kasus korupsi. Dari penggeledahan, tim menyita emas puluhan kilogram hingga uang ratusan miliar rupiah.

Penggeledahan dilakukan sejak Rabu, 8 Juli hingga Jumat, 10 Juli 2026. Penggeledahan dilakukan terhadap sejumlah lokasi seperti kafe, ruko, rumah, hingga kantor perusahaan swasta.

Penggeledahan terakhir dilakukan di sebuah ruko yang berlokasi di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Juli 2026.

"Penggeledahan di titik ke-13 ini merupakan rangkaian dari kegiatan penyidikan yang sebelumnya. Kita saksikan bersama masih dilaksanakan penggeledahan di salah satu ruko kaitan dengan tindak pidana korupsi yang ditangani oleh joint investigation dari Kortastipidkor dan Polda Metro Jaya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

Baca juga
Geledah rumah di Sentul terkait 3 kasus korupsi, Polri sita 74 Kg emas & duit Rp476 M

Dari penggeledahan ruko CIpete, polisi menyita sejumlah barang bukti mulai dari koper besar, tas jinjing warna kuning, hingga monitor komputer.

"Dari hasil pemeriksaan keterangan saksi maupun gelar perkara, artinya masih ada perkembangan beberapa titik lainnya. Nah, mungkin kami nanti akan update ke teman-teman sekalian setiap kegiatan yang dilaksanakan sehingga ini sangat transparan," imbuh Budi.

Dengan tambahan penggeledahan ruko Cipete, total sudah ada 13 lokasi yang digeledah. Berikut daftarnya:

1. PT CBS, Cengkareng Timur, Jakarta Barat
2. PT CBS (Kantor Pusat), Penjaringan, Jakarta Utara
3. PT KNI, Petojo Selatan, Jakarta Pusat
4. Rumah Sdr. MN, Serpong Utara, Tangerang Selatan
5. Kafe de'Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan
6. Koin Money Changer, Cipete Selatan, Jakarta Selatan
7. Rumah Sdr. TK, Mega Kuningan, Jakarta Selatan
8. Kantor/Grup DMG/CP, Kuningan, Jakarta Selatan
9. PT PML, Karet Kuningan, Jakarta Selatan
10. Rumah Sdr. DR, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan
11. ⁠Rumah Sdri. MILDK, Apartement Pacific Place
12. Rumah di Sentul kab Bogor
13. Ruko di Cipete, Jakarta Selatan

Baca juga
Kata Kejaksaan Agung soal penjagaan ketat rumah Jampidsus Febrie Adriansyah oleh TNI

Berikut hasil penggeledahan di berbagai lokasi berdasarkan keterangan dari Kortas Tipikor Polri:

Hasil Penggeledahan di de'Clan Cipete

1. Dokumen
2. Handphone
3. SGD 3.130.000 dalam bentuk 100 SGD
4. USD 889.965
5. Rp 259.159.000
Polisi mengkonversi seluruh uang tunai tersebut dalam bentuk rupiah, total Rp 60 miliar.

Hasil Penggeledahan di Money Changer Cipete

1. 71 item barang bukti
2. 16 uang asing, dikonversi ke rupiah total sekitar Rp 7,2 miliar

Hasil Penggeledahan di Rumah Mewah Sentul

1. 74 kg emas batangan
2. USD 4.767.300
3. SGD 14.083.800
4. Rp 100.000.000
5. Dokumen
6. Handphone
7. Sejumlah foto keluarga yang diduga pemilik rumah dan brankas
Polisi mengkonversi seluruh uang tunai tersebut dalam bentuk rupiah, total senilai Rp 476 miliar.

Kakortas Tipikor Polri, Irjen Totok Suharyanto, mengungkapkan pihaknya tengah mengusut tiga kasus korupsi. Pengusutan kasus ditangani bersama atau joint investigation dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Kasus-kasus itu terkait dugaan korupsi pengadaan batu bara memicu blackout, kasus ASABRI, hingga kasus penyelesaian utang dari PT CBS kepada PT KNI yang merupakan anak perusahaan BUMN Krakatau Steel.

"Saat ini, Kortas Polri sedang melaksanakan dengan skema joint investigation dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam penanganan perkara korupsi dan pencucian uang pada proses penanganan hukum terhadap perkara PLN BB, kemudian ASABRI tahun 2020 sampai 2025, dan perkara dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI tahun 2020-2025," kata Totok.

Artikel lainnya: Innalillahi, Anggota DPR dari Fraksi Nasdem, Rachmat Gobel meninggal dunia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait