Newscast.id - Isu reshuffle Kabinet Merah Putih di bulan Agustus berembus. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyebut soal jabatan wakil menteri (wamen).
"Nah, masalah reshuffle juga perlu kami sampaikan bahwa sampai hari ini belum ada rencana reshuffle Kabinet Merah Putih," kata Pras kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.
"Sekali lagi, kalaupun kemudian akan ada terjadi perubahan atau diistilahkan reshuffle, barangkali prioritasnya adalah kepada mengisi jabatan-jabatan yang oleh karena sesuatu hal saat ini jabatan-jabatan itu kosong," ujarnya.
Saat ini diketahui jabatan wakil menteri yang kosong adalah Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Wamen Pertanian. Namun Pras belum mengungkap kapan pengisian Wamen itu akan dilakukan.
Baca juga
Muncul kabar ada reshuffle Kabinet Merah Putih usai 17 Agustus
"Contohnya adalah Wakil Menteri Pertanian, kemudian Wakil Menteri Imipas. Jadi itu kalau mengenai masalah reshuffle," ujarnya.
Untuk diketahui, reshuffle kabinet ini santer bakal terjadi usai 17 Agustus 2026. Isu yang beredar, akan ada perubahan posisi menteri di sektor polhukam. Selain itu juga ada menteri yang disebut bakal menjadi menteri koordinator.
Isu reshuffle kali ini juga memunculkan nama baru yang akan menjadi menteri, yakni pengusaha Norman Joesoef. Dia pendiri Republikorp, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pertahanan serta pengembangan teknologi taktis dan alat utama sistem persenjataan (alutsista).
Norman Joesoef dikabarkan akan menjabat Wakil Menteri Pertahanan. Namun belum diketahui apakah Norman akan menambah porsi Wamenhan atau menggantikan posisi Donny Ermawan yang saat ini ditunjuk sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia.
Artikel lainnya: Polisi sebut pemilik 995 senjata di sekolah swasta Jaksel sudah meninggal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News