500 Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo dilarikan ke RS usai santap MBG

  • Arry
  • 2 Sep 2026 13:24
Makan bergizi gratis atau MBG(humas/indonesia.go.id)

Newscast.id - Sebanyak 500 santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur dilarikan ke rumah sakit. Mereka diduga keracunan usai menyantap menu

Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 1 September 2026. Saat itu para santri sempat menyantap menu MBG berupa nasi putih, telur orak-arik, tempe bumbu bali, tumis buncis baby corn, dan apel.

Usai menyantap menu MBG tersebut, para santri mengeluhkan sakit saat waktu Maghrib. Mereka mengeluh pusing, mual hingga lemas.

Ratusan santri langsung dievakuasi dan mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit terdekat.

Baca juga
693 Siswa dan 14 guru di Semarang keracunan MBG, BGN investigasi menu daun singkong

Dari data yang dikumpulkan, Rabu, 2 September 2026, sebanyak 320 pasien saat ini sudah diperbolehkan keluar rumah sakit (KRS). Sementara itu, 65 pasien menjalani rawat inap atau masuk rumah sakit (MRS) dan 115 pasien sisanya masih dalam penanganan observasi.

Rincian santri yang dirawat:

  • RSUD Notopuro Sidoarjo merawat 334 santri (239 KRS, 92 diobservasi, dan 3 rawat inap)
  • RS Siti Hajar menangani 74 pasien (29 MRS, 40 KRS, 5 observasi)
  • RSU Aisyiyah Siti Fatimah merawat 47 pasien (8 MRS, 39 KRS)
  • RS Delta Surya terdapat 20 pasien (15 MRS, 1 KRS, 4 observasi)
  • RS Pusura merawat 13 pasien (seluruhnya observasi)
  • RS Pusdik Bhayangkara Porong menampung 8 pasien (seluruhnya MRS)
  • RS Arafah Anwar Medika menangani 3 pasien (2 MRS, 1 KRS)
  • RS Anwar Medika merawat 1 pasien yang masih menjalani observasi.

Dapur MBG Kalitengah disuspen

Atas insiden ini, Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo, yang menyediakan menu MBG untuk Ponpes Manbaul Hikam.

Dapur MBG Kalitengah itu melayani kebutuhan MBG dengan total sekitar 2.800 porsi per hari.

"Sementara ini karena memang sementara disuspen, dari BGN sudah surat turun di-suspend sementara," kata Wakil Koordinator BGN Regional Jawa Timur, Teguh Bayu Wibowo.

"Sampai hasil evaluasi ya, evaluasi dan hasil lab keluar. Jadi sementara kami sedang laporan ke pusat, pusat akan menimbang apakah di-suspendnya suspend sementara atau suspen permanen," jelasnya. 

Artikel lainnya: Menhut Raja Juli soal karhutla sudah ganggu negara lain: Angin tak punya KTP

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait