PDIP Suruh Kader dan Anak Jokowi Pasang Baliho Puan, Kecuali Ganjar

  • Arry
  • 7 Agt 2021 16:14
Puan Maharani dan Gibran Rakabuming Raka(istimewa/istimewa)

Ganjar Tak Disuruh Pasang

Berbeda dari pernyataan Gibran, ternyata kader PDI Perjuangan lainnya, Ganjar Pranowo, tidak disuruh untuk memasang baliho dan billboard Puan Maharani.

Gubernur Jawa Tengah itu sejauh ini dirinya tak pernah mendapat instruksi apapun dari partai terkait pemasangan baliho Puan Maharani itu.

"Belum dapat tuh saya (arahan partai untuk memasang baliho)," kata Ganjar di Semarang, Senin (2/8).

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh oleh Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo. FX Rudy mengaku tidak tahu siapa keberadaan baliho Puan Maharani yang merebak di Kota Solo. Dia mengaku tidak ikut memasang. "DPC saya nggak masang kok," kata Rudy, Rabu (4/8).

"Itu tim dari beliau mestinya. Saya nggak masang kok," lanjut mantan Wali Kota Solo itu.

Rudy juga menyebut dirinya tidak pernah berkomunikasi dengan Puan maupun timnya terkait pemasangan billboard. Dia hanya tahu tiba-tiba sudah banyak yang terpasang.

"Nggak ada (komunikasi). Satu, nggak pernah ada komunikasi tentang hal itu. Kedua, kita tahu-tahu dah ada yang masang," tutupnya.

12 Juta per Billboard atau Baliho >>>

 

 

12 Juta per Billboard atau Baliho

Biaya yang dikeluarkan untuk pemasangan baliho dan billboard Puan Maharani ternyata tak kecil. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini.

Salah satu perusahaan periklanan yang mendapatkan pemesanan untuk pemasangan baliho dan billboard Puan, Gage Design, mengungkapkan, mendapatkan pesanan pemasangan sebanyak 201 titik

Pemilik Gage Design, Bambang Nugroho, mengaku 201 titik itu tersebar di Jawa Tengah dan pulau Sumatera.

“Yang dari saya itu dipasang di Aceh itu ada 5 titik, Sumatera Barat 5 titik, Jogja memasang 15 titik. Terus di Purworejo, Boyolali, Solo dan kota lainnya. Totalnya ada 201 titik,” kata Bambang dikutip dari VIVA.co.id.

Menurut dia, pemasangan tersebut merupakan imbauan yang disampaikan kepada para anggota dewan DPR RI hingga anggota DPRD di tingkat kota maupun kabupaten. Tak hanya itu, imbauan itu juga disampaikan kepada para kepala daerah yang diusung oleh PDIP.

“Kan hanya imbauan kan itu, ada anggota DPR RI, kepada daerah silahkan monggo yang mau pasang. Tidak ada paksaan kok, saya sendiri saja juga pasang 14 titik seperti di Purworejo, Boyolali, Solo sendiri. Itu aku sendiri ikut nyumbang dan ada tulisannya BG di gambarnya alias Bambang Gage,” sebutnya.

Adanya pemasangan baliho dan billboard Puan Mahari secara serentak itu menurutnya sangat membantu bagi para pelaku usaha di bidang periklanan. Pasalnya adanya pandemi COVID-19 dan pemberlakukan PPKM Darurat menyebabkan order pemasangan baliho maupun billboard dari perusahaan menyusut tajam.

“Itu sebenarnya menolong kawang-kawan (advertising) ya seperti yang tukang pasang, digital printing dan lainnya. Ini ngasih berkah buat teman-teman kok. Saya ini mengoranisir biro iklan tidak satu, dua, tiga, empat tapi banyak banget,” ujarnya.

Bahkan, Bambang mengaku untuk semua pemasangan baliho danbilboard Puan Maharani itu telah dibayar lunas di depan, sehingga para pengusaha biro periklanan yang ketiban rezeki tersebut mengaku sangat berterima kasih.

Menurut dia, besarnya biaya pemasangan baliho dan bilboard itu setiap titiknya dikisaran angka antara Rp10 juta hingga Rp12 juta. Rencananya pemasangan iklan tersebut dilakukan selama dua bulan hingga September nanti.

“Kamu tahu enggak, mereka itu do maturnuwun (mengucapkan terima kasih) karena saya bayar cash di depan, tidak ada utang. Itu pun sudah diberi harga khusus karena banyaknya jalan yang ditutup jadi sepi, coba siapa yang akan bayar iklan dengan kondisi seperti itu. Kalau enggak ditolong PDIP ya nangis kemarin,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait