Gempa M 6,6 Bantul Terasa Hingga Bandung dan Jakarta, Ini Penjelasan BMKG

  • Arry
  • 1 Jul 2023 11:37
Gempa mengguncang Bantul, DI Yogyakarta(bmkg/bmkg.go.id)

Gempa berkekuatan Magnitudo 6,6 mengguncang barat daya Bantul, Yogyakarta pada Jumat, 30 Juni 2023, pukul 19.57. Getaran gempa ini terasa di sejumlah wilayah Jawa Timur, Bandung, hingga Jakarta.

Getaran gempa di Bandung dan Jakarta banyak dirasakan oleh warga yang sedang berada di gedung bertingkat. Sehingga warga pun panik dan berusaha turun dari gedung tersebut.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menjelaskan, getaran gempa terasa hingga wilayah-wilayah tersebut karena kedalaman gempa.

Untuk diketahui, gempa Bantul terjadi di laut pada kedalaman 67 kilometer. Hal ini diakibatkan dua lempeng saling bertumbukan, yaitu lempeng Samudera Hindia yang menumbuk ke bawah lempeng Benua Eurasia.

Baca juga
Gempa M 6,4 Bantul: 1 Warga Tewas, 93 Rumah Rusak, Jaringan Listrik Putus

"Jadi dari kedalaman pusat gempa, diketahui bahwa kedalaman pusat gempa berada pada kedalaman 67 KM. Ini berada di kontak antar dua lempeng sehingga perambatan gelombang gempa ini akan merambat lebih luas melampar ke area yang lebih luas lagi," kata Dwikorita.

Dwikorita menjelaskan, gempa yang terjadi pada bidang itu memungkinkan perambatan lebih luas. Sebab, bidang kontak tersebut merupakan zona yang lemah dengan kohesi rendah.

"Ini memungkinkan perambatan guncangan gempa ini melampar lebih luas. Beda kalau ada di dalam massa lempeng batuan," ujar Dwikorita.

Sementara itu Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menambahkan, gempa Bantul termasuk dalam gempa menengah.

Baca juga
Gempa Magnitudo 6,6 Bantul Terasa Hingga Jawa Timur, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

"Dengan kedalaman yang cukup dalam, maka energi yang terpancar, spektrumnya bisa meluas sehingga gempa ini terasa di Jawa Timur dan lain-lain. Itu karena kedalamannya 67 kilometer sehingga spektrumnya luas," kata Daryono.

"Sehingga bisa jadi di tempat yang jauh dari Yogyakarta, karena zona tersebut tanah lunak, bisa mengalami resonansi sehingga gelombangnya cukup besar meski jaraknya sangat jauh dari Yogyakarta," katanya.

Artikel lainnya: Resep Tongseng Kambing Legendaris Langsung dari Pemilik Warung Sate Pak Budi

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait