Viral es gabus diduga berbahan spons dijual di Jakarta, polisi beri penjelasan

  • Arry
  • 26 Januari 2026 15:43
Viral es kue jadul yang diduga berbahan spons atau busa(ist/ist)

Newscast.id - Viral sebuah video yang memperlihatkan penemuan es kue jadul yang diduga berbahan spons. Es gabus itu dijual di Kemayoran, Jakarta Pusat. Polisi langsung turun tangan.

Dalam video yang viral, terlihat seorang pria menjelaskan 'es kue jadul' yang ada di tangannya ternyata berbahan spons. Pria itu kemudian membakar 'es kue jadul' yang ada di tangannya.

Es gabus yang ada di tangannya itu kemudian meleleh. Dia pun kemudian meminta para orang tua untuk berhati-hati terhadap jajanan anak.

Polres Metro Jakarta Pusat menindaklanjuti video viral tersebut. Polisi menerima langsung laporan dari masyarakat melalui Call Center 110 yang melaporkan adanya peredaran es kue atau es gabus, yang disebut terbuat dari bahan Polyurethane Foam (PU Foam) atau biasa dikenal sebagai material busa kasur maupun spons cuci.

Baca juga
Rekomendasi 5 kedai es krim legendaris di Jakarta, ada yang langganan Bung Karno

“Begitu informasi diterima, kami langsung bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi. Barang dagangan milik pedagang kami amankan untuk diuji lebih lanjut, karena keselamatan masyarakat adalah prioritas,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra dalam keterangan yang diterima, Senin, 26 Januari 2026.

Menurutnya, Tim Keamanan Pangan (Security Food) Dokpol Polda Metro Jaya langsung memeriksa seluruh sampel es kue, es gabus, agar-agar, dan coklat meses. Hasilnya?

“Tim Dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya jelas; produk tersebut layak dikonsumsi atau tidak mengandung zat berbahaya," ujarnya.

"Namun untuk menjamin ketenangan publik dan memastikan hasil yang lebih pasti dan ilmiah, kami juga mengirim sampel ke Dinas Kesehatan dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk hasil resmi masih menunggu proses uji," jelas Roby.

Menurutnya, tim dari kepolisian juga menelusuri tempat pembuatan es yang berlokasi di Depok. Hasilnya tetap sama. Tidak ada penggunaan bahan berbahaya maupun material spons PU Foam seperti isu yang beredar luas di media sosial.

Usai seluruh pemeriksaan dinyatakan aman, pedagang es gabus yang diketahui bernama Sudrajat itu kemudian dipulangkan ke rumahnya di Depok, Jawa Barat. Polisi juga memberikan penggantian uang atas barang dagangan yang sempat diamankan untuk pemeriksaan.

“Kami memahami bahwa pedagang kecil sangat bergantung pada hasil jualan hariannya. Karena itu, sebagai wujud empati, kami mengganti kerugian atas barang dagangan yang harus diuji. Kami ingin memastikan masyarakat terlindungi, tetapi juga tidak ada pihak yang dirugikan,” ujar Roby.

“Isu seperti ini cepat sekali viral di media sosial, padahal belum tentu benar. Kami minta masyarakat lebih bijak, cek faktanya terlebih dahulu. Bila menemukan dugaan pelanggaran, segera laporkan melalui Call Center 110 agar dapat ditangani dengan benar,” pungkasnya.

Artikel lainnya: Lula Lahfah meninggal, Polisi panggil Reza Arap, asisten, hingga ART

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan