Muncul wacana petugas haji nonmuslim, ini penjelasan Wamen Haji Dahnil
- Arry
- 3 November 2026 11:16
Newscast.id - Muncul usulan pelibatan masyarakat lintas agama dalam pelayanan jemaah haji Indonesia. Wakil Menteri Haji dan Umroh, Dahnil Anzar Simanjuntak beri penjelasan soal wacana ini.
Dahnil mengungkapkan, petugas nonmuslim dapat terlibat dalam bidang teknis yang tidak berkaitan langsung dengan pelaksanaan ibadah. Keterlibatan mereka pun sudah terjadi pada pelaksanaan haji 2025.
Menurut Dahnil, para petugas haji nonmuslim itu ditugaskan di embarkasi dan debarkasi untuk membantu pelayanan teknis, terutama di wilayah dengan jumlah penduduk Muslim minoritas.
"Petugas haji sejak tahun lalu memang sudah ada yang non-Islam. Misal para petugas haji di embarkasi dan debarkasi yang membantu tugas-tugas teknis di embarkasi masing-masing terutama daerah-daerah yang minoritas Islam sebut saja Sulut, Papua, Maluku, NTT, maupun kota-kota lainnya. Bahkan, ASN Kemenhaj beragam ada yang non-Islam," kata Dahnil, dalam keterangannya, Selasa, 3 November 2026.
Dahnil menjelaskan, tugas petugas haji tak hanya berkaitan dengan aktivitas ibadah di Tanah Suci. Tugas mereka sudah berlangsung sejak proses keberangkatan dari Indonesia hingga mereka kembali ke Tanah Air.
"Pelaksanaan haji itu dari berangkat sampai pulang lagi ke Indonesia. Petugas haji itu dari petugas embarkasi sampai dengan debarkasi," tuturnya.
Untuk petugas haji nonmuslim dapat berupa tenaga medis, teknisi, serta petugas pendukung lainnya. Dahnil menilai pelibatan tersebut menjadi wujud semangat saling membantu dan gotong royong.
"Tugas teknis non-ibadah di embarkasi dan debarkasi, dokter, perawat, petugas teknisi dan lain-lain. Itu menjadi simbol saling tolong menolong, gotong royong, Kementerian Haji dan Umrah akan terus merawat semangat tolong menolong dalam kemanusiaan. Semangat gotong royong," kata dia.
"Saya ngomongin petugas haji, bukan petugas haji Daker (daerah kerja) Makkah, Daker Madinah. Tapi petugas haji. Dan kami sebagai Kementerian Haji dan Umrah akan terus mendorong semangat tolong menolong dalam kemanusiaan karena substansi pesan haji adalah perdamaian dan kesetaraan kemanusiaan, dari Ibadah yang eksklusif dengan hasil yang inklusif," imbuhnya.
Artikel lainnya: 7 Anggota Polrestabes Surabaya dimutasi usai tangkap 3 anggota DPRD asal Gerindra