Menteri Yandri jelaskan Alfamart-Indomaret dilarang buka di desa: Kopdes harus mulia

  • Arry
  • 26 Februari 2026 16:51
Ritel Indomaret dan Alfamart(ist/ist)

Newscast.id - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDT) Yandri Susanto buka suara soal larangan Alfamart dan Indomaret beroperasi di pedesaan. Yang diperbolehkan hanya Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih saja.

Yandri menjelaskan, ritel-ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret dinilai mengancam usaha rakyat, termasuk Kopdes Merah Putih. Meski demikian, dia menegaskan, tak ada niat menutup Alfamart dan Indomaret yang sudah beroperasi.

"Minimarket-minimarket yang sudah ada, ya silakan jalan. Indomaret, Alfamart yang sudah ada silakan jalan, saya tidak pernah mengusulkan untuk ditutup," kata Yandri dikutip dari akun Instagram miliknya, Kamis, 26 Februari 2026.

"Yang disetop itu izin baru, jangan sampai minimarket-minimarket ini sampai ke desa-desa dan bisa mematikan usaha-usaha rakyat di desa," ujarnya.

"Seolah-olah saya ingin menutup Indomaret dan Alfamart yang sudah ada, tidak. yang kita setop itu, maka saya menggunakan bahasa setop, setop ekspansi yang baru, setop izin yang baru," ujarnya.

"Kita muliakan, kita sukseskan koperasi desa merah putih yang dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat keuntungannya nanti dan terutama untuk desa sekurang-kurangnya 20% keuntungan kopdes kembali menjadi pendapatan asli desa," jelas Yandri.

"Saya sampaikan di mana-mana, dana desa itu nggak turun, tidak dikurangi, tidak dipakai oleh pemerintah pusat. Tapi yang diubah adalah tata kelolanya, dan sekarang dalam rangka pemerataan ekonomi itu, maka koperasi desa merah putih itu adalah alat yang jitu dan akurat di setiap desa untuk memastikan pemerataan itu benar-benar ada," pungkasnya.

Artikel lainnya: Ada parade 6 planet di akhir Februari, ini cara menyaksikannya

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan