Iran soal Netanyahu: Jika masih hidup, kami akan terus kejar dan membunuhnya

  • Arry
  • 15 Maret 2026 17:09
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu(ist/ist)

Newscast.id - Spekulasi kondisi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjadi sorotan. Meski masih menjadi teka-teki, Iran menegaskan akan terus memburu Netanyahu.

Korps Garda Revolusi Iran bersumpah menargetkan Benjamin Netanyahu. Mereka pun menegaskan akan membunuhnya.

"Jika penjahat pembunuh anak ini masih hidup, kami akan terus mengejar dan membunuhnya dengan kekuatan penuh," kata Garda Revolusi di situs web mereka, Sepah News, seperti dilansir AFP, Minggu, 15 Maret 2026.

Pernyataan Garda Revolusi Iran itu muncul merespons viralnya video Benjamin Netanyahu pada 13 Maret. Sejumlah pengamat menyatakan video itu adalah hasil kecerdasan buatan.

Baca juga
Muncul spekulasi Netanyahu tewas, publik soroti video PM Israel: jarinya 6

Video itu mendapat sorotan karena Netanyahu tampak seperti memiliki enam jari di salah satu tangannya. Selain itu, penampakan giginya juga terus berganti.

Israel pertama kali menyerang Iran pada 28 Februari. Setelah itu Amerika Serikat ikut menyerang Teheran.

Iran kemudian membalas melakukan serangan ke Israel dan pangkalan militer AS. Salah satu target Iran adalah kantor Netanyahu.

Sejak serangan itu, Netanyahu sempat 'menghilang' saat Iran terus melakukan serangan balasan. Dia baru muncul pada 13 Maret. Dalam video yang beredar, Netanyahu berdiri di antara dua bendera Israel dengan latar biru.

Dalam pidatonya, Netanyahu mengatakan Iran "tidak lagi sama" setelah hampir dua minggu pemboman. Dia mengatakan Garda Revolusi dan pasukan paramiliter Basij telah menderita.

Masih dalam pidatonya, Netanyahu pun bersumpah akan terus menyerang Hizbullah Lebanon atas serangan Hizbullah pada 2 Maret.

Artikel lainnya: Hawa Jakarta panas, Pramono Anung: Prediksi BMKG akan disusul hujan

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan