Viral baling-baling pesawat diikat kabel ties, ini penjelasan Lion Air
- Arry
- 2 Juni 2026 17:10
Newscast.id - Beredar video yang memperlihatkan baling-baling pesawat Wings Air diikat kabel ties. Pihak manajemen Lion Air buka suara.
Video itu direkam seorang penumpang warga negara asing (WNA). Dalam video itu, penumpang itu mengarahkan kamera hp-nya ke arah baling-baling tersebut.
“That’s a cable tie holding the prop," demikian tulisan WNA tersebut dalam video yang beredar.
Dalam narasi yang beredar, pesawat itu jenis ATR 72-600 dengan kode registrasi PK-WJJ. Video direkam di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Baca juga
Becanda Bawa Bom di Pesawat, Mantan Bupati Buton Selatan Diturunkan Wings Air
Penjelasan Lion Air
Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan, komponen yang terlihat diikat bukan merupakan indikasi kerusakan pada baling-baling pesawat.
“Perlu kami jelaskan, komponen yang terlihat tersebut bukan merupakan indikasi kerusakan pada baling-baling pesawat. Pengikat yang tampak pada bilah baling-baling digunakan untuk mengamankan sementara salah satu lapisan pelindung (deicer) yang mengalami sedikit perubahan posisi,” kata Danang dalam keterangan tertulis.
Danang menjelaskan, lapisan pelindung atau deicer berfungsi membantu melindungi baling-baling dalam kondisi operasional tertentu. Komponen itu bukan bagian struktur utama yang menghasilkan daya dorong pesawat.
Baca juga
Viral Penumpang Kehilangan Emas di Bagasi Lion Air, Ini Kronologinya
Penggunaan pengikat tersebut merupakan bagian dari prosedur perawatan yang telah diatur oleh pabrikan pesawat melalui Aircraft Maintenance Manual (AMM). Pemasangan hanya dapat dilakukan oleh teknisi berlisensi yang berwenang.
“Setelah pemasangan, teknisi wajib melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan seluruh komponen berfungsi normal serta tidak mengganggu pergerakan maupun kinerja baling-baling dan sistem pesawat secara keseluruhan,” ujarnya.
“Penggunaan pengikat pada komponen tertentu dapat menjadi bagian dari prosedur perawatan yang telah ditetapkan pabrikan, dilakukan secara terukur, serta melalui proses pemeriksaan dan verifikasi yang ketat,” katanya.
Danang menegaskan, Wings Air selalu memprioritaskan keselamatan dan keamanan penerbangan. Setiap pesawat menjalani program perawatan secara terjadwal maupun tidak terjadwal sesuai standar pabrikan, regulator, dan industri penerbangan.
Selain itu, pemeriksaan rutin juga dilakukan sebelum penerbangan, saat transit, hingga tahapan operasional lainnya guna memastikan pesawat dalam kondisi laik terbang.
“Pesawat tidak akan dioperasikan apabila tidak memenuhi persyaratan keselamatan, keamanan, dan kelayakan udara. Setiap keputusan untuk menerbangkan pesawat didasarkan pada hasil pemeriksaan teknis yang menyeluruh oleh personel yang berwenang sesuai prosedur yang berlaku,” kata Danang.
Artikel lainnya: Bom Perang Dunia II di Biak Numfor Papua meledak, 5 warga tewas dan 3 hilang