Kronologi mahasiswa geruduk diskusi di UGM: Budiman diteriaki Penjilat Prabowo-Gibran

  • Arry
  • 16 Juni 2026 14:14
Acara diskusi yang dihadiri Menteri ATR/BPN Nusron Wahid; Wamen Pertanian Sudaryono; dan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko di UGM berakhir ricuh(ist/ist)

Newscast.id - Acara diskusi yang digelar di Joglo GIK, Universitas Gadjah Mada, Sleman DI Yogyakarta, dan menghadirkan sejumlah pejabat berakhir ricuh usai digeruduk ratusan mahasiswa pada Senin, 16 Juni 2026 malam.

Acara diskusi bertajuk Kopdar Bareng Mas Dar dihadiri Menteri ATR/BPN Nusron Wahid; Wakil Menteri Pertanian Sudaryono; dan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko. Diskusi bertemakan 'Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia'.

Mulanya Kopdar berjalan lancar. Ketiga pejabat itu mendapatkan sesi berbicara di atas panggung.

Lalu tiba saat mereka diminta menanggapi video viral tentang eks Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto yang mengaku menemukan alat pelacak di mobilnya.

Baca juga
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto temukan alat penyadap di mobilnya usai Aksi Gejayan

Saat Budiman Sudjatmiko mendapat giliran dan berkomentar soal Tiyo, tetiba terdengar bunyi sirine pengeras suara dari arah luar panggung. Sejumlah mahasiswa lalu naik ke panggung.

Sejumlah mahasiswa pun langsung mengepung area panggung. Mereka kemudian membentangkan spanduk. Di antaranya bertuliskan 'UGM Menolak Pengkhianat Reformasi' dan 'UGM Menolak Penjilat Rezim'.

Sejumlah mahasiswa pun meneriakkan Budiman Sudjatmiko, yang diketahui adalah mantan aktivis 98, sebagai penjilat Prabowo-Gibran. Terdengar pula ada teriakan 'Revolusi'

Tak lama, Budiman langsung dikawal petugas keamanan untuk dievakuasi dari panggung sebelum pecah aksi lempar gelar air mineral. Usai insiden itu, Budiman juga tak lagi terlihat di lokasi.

Baca juga
Bela Prabowo, Budiman Sudjatmiko: Tak Ada Bukti Hukum Beliau Kriminal

Para mahasiswa kemudian mencari keberadaan Budiman Sudjatmiko. Sementara puluhan mahasiswa lain mengadang mobil tumpangan para pejabat di pintu timur keluar GIK.

"Budiman, mana Budiman!" teriak para mahasiswa.

"Katanya mau diskusi," pekik mahasiswa lainnya.

"Kalau Budiman dan Sudaryono tidak mau keluar, kita enggak akan pergi!" seru mahasiswa lainnya.

Baca juga
Budiman Sudjatmiko Ungkap Pengakuan Prabowo Subianto Soal Penculikan Aktivis

Tak lama, Nusron dan Sudaryono tampak keluar dan menemui mahasiswa di gerbang selatan UGM. Mereka duduk bersila di aspal dan berdialog bersama.

Para mahasiswa dan dua pejabat itu sempat saling teriak. Setelah itu, seorang mahasiswa bertanya kepada Nusron mengenai ratusan ribu hektare lahan di Papua yang dialihfungsikan, hingga membuat masyarakat di sana tergusur. Ia menagih tanggungjawab Nusron sebagai menteri ATR/BPN.

Jawaban Nusron yang mengajak mahasiswa ke Papua justru memantik amarah. Dan terjadi lagi adu mulut antara mahasiswa dengan kedua pejabat itu. Beberapa menit kemudian, Nusron dan Sudaryono bangkit dari duduknya dan menuju arah Bundaran UGM.

Namun, rombongan Nusron dan Sudaryono dihalau mahasiswa dengan water barrier. Meski demikian, rombongan menteri itu berhasil menembusnya dengan mobil patwal. Momen kejar-kejaran pun kemudian terjadi sampai ke timur Bundaran UGM.

Kericuhan mulai mereda sekira pukul 21.30 WIB. Mahasiswa yang sebelumnya melakukan aksi membubarkan diri dan kembali ke fakultas masing-masing.

Respons Wamentan Sudaryono >>> 

 

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan