Newscast.id - Sudaryono resmi menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan posisi Nanik S Deyang. Segini kekayaan mantan Wakil Menteri Pertanian itu.
Sudaryono mulai masuk ke pemerintahan saat dilantik Presiden ke-7 RI menjadi Wakil Menteri Pertanian pada Juli 2024. Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah itu kemudian kembali menduduki jabatan yang sama di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Sudaryono tercatat baru dua kali menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) ke KPK. Pertama pada 2024 saat awal menjabat Wamentan dan diperbaharui dalam jabatan yang sama pada periode kedua.
Pada LHKPN tertanggal 10 September 2024, Sudaryono tercatat memiliki harta dengan total Rp8.861.192.525. Dari harta itu, dia diketahui memiliki utang sebesar Rp60.470.000.000.
Baca juga
Resmi dilantik jadi Kepala BGN, Sudaryono klaim tak rangkap jabatan Wamen Pertanian
Namun kekayaan Sudaryono melonjak tajam saat pelaporan LHKPN tertanggal 29 Maret 2026. Hartanya meningkat menjadi Rp31.394.894.928. Utangnya berkurang Rp104.724.211 dan kini menjadi Rp60.365.275.789.
Kenaikan ini tercatat terjadi lantaran Sudaryono membeli lima lahan tanah di Bogor, Jawa Barat, dan Jakarta Selatan. Dari aset berupa tanah dan bangunan, kenaikan harta Sudaryono mencapai Rp19.400.000.000.
Berikut rincian harta Kepala BGN Sudaryono dalam LHKPN 2025:
A. Tanah Dan Bangunan Rp69.694.000.000
1. Tanah Dan Bangunan Seluas 144 M2/200 M2 Di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp450.000.000
2. Tanah Seluas 144 M2 Di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp500.000.000
3. Tanah Dan Bangunan Seluas 25 M2/25 M2 Di Kab / Kota Kota Tangerang Selatan, Hasil Sendiri Rp550.000.000
4. Tanah Dan Bangunan Seluas 108 M2/150 M2 Di Kab / Kota Kota Depok, Hasil Sendiri Rp1.600.000.000
5. Tanah Seluas 990 M2 Di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp650.000.000
6. Tanah Seluas 323 M2 Di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp900.000.000
7. Tanah Seluas 144 M2 Di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp500.000.000
8. Tanah Dan Bangunan Seluas 144 M2/220 M2 Di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp1.350.000.000
9. Tanah Dan Bangunan Seluas 2.000 M2/200 M2 Di Kab / Kota Kota Semarang, Hasil Sendiri Rp. 16.000.000.000
10. Tanah Dan Bangunan Seluas 140 M2/100 M2 Di Kab / Kota Sukoharjo, Hasil Sendiri Rp550.000.000
11. Tanah Dan Bangunan Seluas 554 M2/100 M2 Di Kab / Kota Kota Semarang, Hasil Sendiri Rp1.500.000.000
12. Tanah Seluas 6.010 M2 Di Kab / Kota Jepara, Hasil Sendiri Rp600.000.000
13. Tanah Seluas 19.440 M2 Di Kab / Kota Jepara, Hasil Sendiri Rp1.944.000.000
14. Tanah Dan Bangunan Seluas 237 M2/200 M2 Di Kab / Kota Kota Semarang, Hasil Sendiri Rp9.000.000.000
15. Tanah Dan Bangunan Seluas 2.050 M2/1.800 M2 Di Kab / Kota Klaten, Hasil Sendiri Rp14.000.000.000
16. Tanah Dan Bangunan Seluas 54 M2/50 M2 Di Kab / Kota Sukoharjo, Hasil Sendiri Rp200.000.000
17. Tanah Seluas 1.500 M2 Di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp4.000.000.000
18. Tanah Seluas 2.000 M2 Di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp4.000.000.000
19. Tanah Seluas 1.500 M2 Di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp3.000.000.000
20. Tanah Seluas 83 M2 Di Kab / Kota Kota Jakarta Selatan, Hasil Sendiri Rp4.200.000.000
21. Tanah Seluas 83 M2 Di Kab / Kota Kota Jakarta Selatan, Hasil Sendiri Rp4.200.000.000
B. Alat Transportasi Dan Mesin Rp1.074.900.000
1. Mobil, Toyota Fortuner Tahun 2014, Hasil Sendiri Rp250.000.000
2. Mobil, Toyota Inova Tahun 2018, Hasil Sendiri Rp150.000.000
3. Mobil, Toyota Fortuner Tahun 2022, Hasil Sendiri Rp350.000.000
4. Motor, Bebek - Tahun 2022, Hasil Sendiri Rp13.900.000
5. Mobil, Toyota Innova Tahun 2023, Hasil Sendiri Rp311.000.000
C. Harta Bergerak Lainnya Rp. ----
D. Surat Berharga Rp7.645.500.000
E. Kas Dan Setara Kas Rp13.345.770.717
F. Harta Lainnya Rp. ----
Sub Total Rp91.760.170.717
Utang Rp60.365.275.789
Total Harta Kekayaan Rp31.394.894.928
Artikel lainnya: Alasan Kejagung soal Febrie tak diborgol dan tak pakai rompi tahanan: Buru-buru
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News