Imbas ricuh eksekusi Hotel Sultan, polisi tangkap 69 orang
- Arry
- 18 Juni 2026 22:51
Newscast.id - Sebanyak 69 orang diamankan lantaran mencoba menghalangi proses eksekusi terhadap Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta.
"Sementara ini yang diamankan adalah 69 orang dan ini bukan merupakan karyawan dari eks Hotel Sultan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat konferensi pers di eks Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Kamis, 18 Juni 2026.
Budi menegaskan, puluhan orang yang ditangkap itu bukanlah karyawan hotel. Melainkan massa yang sengaja dimobilisasi untuk menghalangi eksekusi.
“Ini kami luruskan, jadi mereka adalah massa yang dimobilisasi untuk mencoba menghalang-halangi dalam proses penyitaan aset di lokasi ini," tegas Budi.
Menurut Budi, akibat bentrokan dengan massa, puluhan aparat mengalami terluka akibat lemparan batu dari kelompok massa yang menduduki area eksekusi. Selain itu warga sipil juga ada yang menjadi korban.
"Di dalam hal ini ada 29 petugas yang terluka. Terdiri dari Polri, ada 26 petugas yang luka ringan akibat lemparan batu dari massa yang berada menduduki area eksekusi. Dari TNI satu terluka di bagian pelipis, dan dari masyarakat sipil ada dua orang yang berada pada saat pelaksanaan eksekusi. Saat ini yang terluka dalam penanganan pihak medis," jelas Budi.
Untuk diketahui, polemik Hotel Sultan ini bermula saat PT Indobuildco milik Pontjo Sutowo mendapatkan izin menggunakan lahan selama 30 tahun. Lahan itu kemudian dibangun Hotel Sultan oleh Indobuildco.
Hak Guna Bangunan Hotel Sultan pun berakhir pada 2023. Pihak Gelora Bung Karno dan Sekretariat Negara tidak memperpanjang HGB tersebut. Dmapaknya Hotel Sultan harus hengkang dari tanah tersebut.
Polemik ini pun berlanjut di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pengadilan memutuskan, HGB Hotel Sultan sudah dihapus demi hukum sejak 2023 sehingga menyatakan Negara sebagai pemilik sah dari lahan tersebut dan mengharuskan PT Indobuildco mengosongkan hotel.
Eksekusi Hotel Sultan pun akhirnya dapat dilakukan pada 18 Juni 2026.
Artikel lainnya: Mahasiswa UMY Yogyakarta tangkap intel yang nyusup ke kampus, ini kronologinya