Beredar kabar ada pemadaman listrik selama 3 hari di Jawa-Bali, ini penjelasan PLN

  • Arry
  • 21 Juni 2026 17:03
Listrik padam atau mati lampu(@roadahead_2223/unsplash)

Newscast.id - Pemadaman listrik bergilir terus terjadi di Pulau Jawa. Imbasnya kini beredar PLN bakal melakukan pemadaman total di Pulau Jawa selama tiga hari.

Kabar ini beredar di media sosial dan aplikasi percakapan. Kabar yang mengatasnamakan PLN itu menyebutkan, pemadaman total dilakukan dalam rangka pemeliharaan jaringan di Jawa dan Bali.

Unggahan itu juga meminta masyarakat menyiapkan genset, power bank, hingga persediaan makanan.

"SELURUH PELANGGAN DI WILAYAH TERDAMPAK DI JAWA & BALI AKAN MENGALAMI PEMADAMAN LISTRIK TOTAL X SELAMA SEKITAR 3 HARI NON-STOP HARAP BERSIAP," demikian tulisan dalam kabar tersebut.

Baca juga
Ada pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa, PLN minta maaf

PT PLN (Persero) buka suara soal kabar tersebut. Mereka menegaskan, isu pemadaman listrik total selama tiga hari di Pulau Jawa dan Bali adalah informasi palsu atau hoax.

"PT PLN (Persero) menegaskan bahwa informasi mengenai pemeliharaan jaringan terencana total di Jawa dan Bali yang akan mengakibatkan pemadaman selama 3 hari nonstop adalah tidak benar atau hoaks," kata Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto, dalam keterangannya.

PLN mengimbau masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Terutama yang beredar di media sosial, grup percakapan, maupun unggahan tidak resmi.

"Masyarakat dapat memperoleh informasi resmi terkait layanan dan operasional ketenagalistrikan melalui kanal komunikasi resmi PLN," lanjutnya.

PLN mengimbau masyarakat menggunakan informasi pada kanal komunikasi resmi PLN untuk mengetahui layanan kelistrikan, jadwal pemeliharaan, gangguan listrik, maupun operasional PLN.

Layanan resmi itu melalui situs web, aplikasi PLN Mobile, maupun akun media sosial resmi PLN.

Dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu pemadaman listrik total selama tiga hari di Jawa dan Bali karena informasi tersebut dipastikan hoaks dan tidak berasal dari PT PLN (Persero).

Artikel lainnya: 10 Mie instan terpedas di dunia, 2 varian Indomie masuk daftar

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan