Kisruh Partai Buruh: Ketum Said Iqbal masuk istana, Sekjen dan 1,3 juta kader mundur

  • Arry
  • 29 Juni 2026 14:22
Partai Buruh(ist/ist)

Newscast.id - Kekisruhan terjadi di Partai Buruh. Sekjen Ferri Nuzarli bersama dengan 1,3 juta anggotanya memutuskan keluar dari partai tersebut.

Keputusan ini diumumkan pada pekan lalu. Langkah Ferri Nuzarli dan 1,3 juta anggota Partai Buruh ini terjadi setelah Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, diangkat menjadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan pada Juni 2026.

Ferri Nuzarli menyatakan, keputusannya bersama 1,3 juta anggota partai dan pengurus Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) ini terjadi lantaran ada perbedaan sikap politik dan arah perjuangan partai.

"Keputusan ini bukan hal yang mudah. Namun setelah berbagai pertimbangan dan evaluasi, kami melihat sudah ada perbedaan pandangan, sikap, serta arah perjuangan yang semakin mendasar," ujar Ferri dalam konferensi pers.

Baca juga
Sinyal istana soal bos buruh Said Iqbal masuk Kabinet: kami diskusikan

Menurut Ferri, langkah ini sebenarnya imbas dari masalah internal partai yang sudah terjadi sejak lama. Meski demikian, dia menegaskan, pengunduran diri itu dilakukan baik-baik dan akan tetap menjaga hubungan persaudaraan dengan Partai Buruh.

"Masalah internal sebenarnya sudah lama kami coba selesaikan secara kekeluargaan, tetapi persoalannya terus bertambah hingga akhirnya, berdasarkan evaluasi dan masukan dari seluruh daerah, kami memutuskan cukup sampai di sini," ucap dia.

Ferri mengatakan pengunduran dirinya itu ternyata juga diikuti oleh para pengurus di berbagai daerah antara lain Sumatra Utara, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua.

Dia pun kemudian meminta seluruh pengurus ORI yang menduduki jabatan struktural di Partai Buruh dari mulai tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan untuk segera menyampaikan surat pengunduran diri secara administratif.

Respons Said Iqbal

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, enggan berkomentar panjang terkait kisruh di partainya. Dia menyatakan, keputusan pengunduran diri kader dalam suatu partai politik adalah hal yang lumrah.

"Terhadap klaim sahabat saya tersebut, saya tidak ada komentar, apalagi terkait anggota 1,3 juta tersebut," kata Said Iqbal.

Dia memastikan segera melakukan pergantian posisi yang kosong usai ditinggal sekjen dan para pengurus lainnya.

"Dari internal partai buruh [sekjennya]," ujar dia.

Untuk diketahui, Partai Buruh dibangun dari para pendiri yang berasal dari empat konfederasi serikat pekerja terbesar dan 50 federasi serikat pekerja tingkat nasional, forum guru dan tenaga honorer, dan organisasi petani serta nelayan.

Partai Buruh pertama kali ikut pemilu pada 2014. Namun, dalam debutnya itu, Partai Buruh gagal merebut kursi di DPR.

Artikel lainnya: Jadwal lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026 versi waktu Indonesia

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan