Siswa MAN 3 Padang yang ledakkan bom di sekolahnya terpengaruh kasus SMAN 72
- Arry
- 14 Juli 2026 18:32
Newscast.id - Sebuah bom rakitan meledak di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat. Pelaku berinisial R yang merupakan siswa sekolah itu mengaku aksinya terinspirasi dari kasus ledakan bom di SMAN 72 Jakarta.
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Mayndra Eka, menjelaskan, R belajar merakit bom dari internet. Dia memperoleh barang-barang itu secara daring dan dirakit di rumahnya.
"Terduga juga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring dan terinspirasi oleh peristiwa bom di sebuah SMA di Jakarta pada tahun 2025," kata Mayndra kepada wartawan.
Dari keterangan awal pelaku, bom rakitan itu dia bikin secara mandiri menggunakan bahan-bahan yang diperoleh secara daring dan dibuat di rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya.
Baca juga
Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Ternyata Bawa 7 Bom Rakitan: 4 Meledak, 3 Tidak
"Pelaku juga mengaku telah bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas pembuatan bahan peledak. Seluruh pengakuan tersebut masih dalam proses verifikasi dan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum," kata Mayndra.
Mayndra menjelaskan, barang yang diduga bom rakitan itu pertama kali ditemukan petugas keamanan sekolah. Mereka pun kemudian langsung melaporkannya ke kepolisian.
"Dari pemeriksaan awal, petugas mengamankan sejumlah barang, antara lain kotak hitam, tas hitam, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, baut, dan beberapa barang lainnya," ungkapnya.
"Identitas korban yang disebut sebagai sasaran rencana tindakan berasal dari keterangan pelaku dan masih memerlukan pendalaman," ucapnya.
Untuk diketahui, bom meledak di samping kelas. Namun tidak ada korban dalam insiden itu.
"Meledak sekali, di samping kelas. Tidak ada korban," ungkapnya.
Artikel lainnya: Viral Croissant 'Berambut', Apakah halal menurut Fatwa MUI?