Polisi ungkap motif pelaku Siswa SMAN 72 Kelapa Gading ledakkan bom di sekolahnya

  • Arry
  • 7 Feb 2026 12:37
Barang yang diduga bahan peledak yang ditemukan setelah ledakan di SMAN 72 Jakarta(ist/ist)

Newscast.id - Teka-teki motif siswa SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, meledakkan bom di sekolahnya akhirnya terungkap. Pelaku yang kini menjadi anak berkonflik dengan hukum (ABH) alias tersangka mengaku sakit hati.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan terhadap pelaku, diketahui dia sakit hati kepada teman-temannya. Dia merasa selalu dikucilkan di sekolah.

"Berdasarkan keterangan Anak, motif yang disampaikan adalah rasa sakit hati terhadap lingkungan sekolah, khususnya perlakuan dari sejumlah teman yang dinilai sering mengucilkan," kata Kombes Budi Hermanto kepada wartawan.

Budi menjelaskan, pelaku mengaku sering diejek teman-temannya. Kepada polisi, ABH juga mengaku mendapatkan sebutan yang dinilai merendahkannya.

Baca juga
Pelaku Ledakan SMAN 72 Sudah Keluar dari RS, Kini Dititipkan di Rumah Aman

"Anak menerangkan bahwa sejak SMP kerap menjadi bahan ejekan, termasuk dipanggil dengan sebutan yang merendahkan karena lebih sering bergaul dengan teman perempuan, dan situasi serupa berlanjut saat SMA," kata Budi.

"Perlakuan tersebut membuat Anak merasa marah dan tertekan karena serangan yang menyasar penampilan serta kondisi pribadinya. Atas dasar itu, Anak mengaku kemudian memutuskan untuk melakukan aksi pemboman di sekolah," ujarnya.

Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakara Utara terjadi pada 7 November 2025. Akibatnya, 96 orang luka-luka, tiga di antaranya mengalami luka berat.

Berdasarkan olah TKP, diketahui pelaku menggunakan potassium chloride sebagai bahan bomnya. Bahan peledak itu dibeli secara daring.

Artikel lainnya: Pemilik paspor Indonesia kini bebas visa masuk ke 88 negara, ini daftarnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait