Viral tantangan hafalan Al-Qur'an berhadiah miras, ini respons The Sound Project
- Arry
- 11 Agustus 2026 11:38
Newscast.id - Jagat maya dihebohkan dengan munculnya video yang memperlihatkan sebuah tantangan berhadiah minuman beralkohol. Syaratnya, peserta harus melafalkan salah satu surah Al-Qur'an, Ad-dhuha.
Dalam video yang viral, terlihat kerumunan orang di depan gerai minuman keras itu. Muncul tantangan bagi peserta yang ingin mendapatkan minuman keras gratis, yakni dengan melafalkan surah Ad-dhuha.
Tantangan ini diduga terjadi di acara The Sound Project yang digelar pada Minggu, 9 Agustus 2026, di Ancol, Jakarta Utara.
Seorang peserta kemudian maju dan melafalkan surah Ad-dhuha hingga selesai. Setelah itu, dia mendapat sambutan dari penonton yang hadir di booth tersebut.
Baca juga
Geger Pesta Bikini di Depok, Ini Faktanya: Tiket Bayar Rp8 Juta, Miras, Hingga Kondom
"Temannya mana, temannya yang membacakan surat tadi (Al-Qur'an) mana?" teriak seorang wanita tersebut yang menjadi viral di media sosial.
"Kamu mau apa? Silahkan pesan ya kakak," ucapnya lagi.
Respons The Sound Project
Terkait video viral tersebut, pihak penyelenggara yakni The Sounds Project mengaku kecewa. Mereka mengaku langsung mengambil sikap.
“Melalui pesan ini, kami ingin menyampaikan sikap resmi terkait beredarnya video dan unggahan mengenai kejadian di salah satu booth sponsor, yakni Newport, dalam penyelenggaraan acara pada tanggal 9 Agustus 2026. Kami membutuhkan waktu untuk sampai pada pernyataan ini,” tulis The Sounds Project, di akun Instagramnya dikutip Selasa, 11 Agustus 2026.
“Kejadian tersebut melibatkan banyak pihak dan harus kami pastikan kebenarannya agar langkah yang kami ambil dapat dipertanggungjawabkan. Kami sebagai penyelenggara acara turut merasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut,” tambahnya.
“Kami tidak pernah, dan tidak akan pernah, membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk dalam bentuk apa pun. Kami tegaskan bahwa kejadian tersebut sepenuhnya di luar arahan, persetujuan, dan kendali kami sebagai penyelenggara acara,” lanjut The Sounds Project.
Atas dasar itu, The Sounds Project akan melakukan tiga langkah yakni:
- Menegur pihak sponsor terkait dan meminta mereka menyelesaikan kasus ini hingga tuntas.
- Melakukan pengawalan ketat agar pihak sponsor segera mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat langsung dalam insiden tersebut untuk dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara penuh.
- Melakukan evaluasi internal untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang dalam penyelenggaraan acara selanjutnya.
The Sounds Project pun menegaskan, mereka memegang teguh nilai-nilai penghormatan terhadap agama dan keyakinan setiap orang.
“Rasa hormat terhadap agama dan keyakinan seluruh audiens adalah nilai yang kami pegang teguh sebagai penyelenggara, dan tidak ada toleransi untuk pelanggaran terhadap nilai tersebut,” tutupnya.
Artikel lainnya: Drag Race maut di Kotamobagu Sulut: 8 tewas, 9 luka