Ombudsman tak temui Ferdy Sambo saat sidak di Lapas Cibinong

  • Arry
  • 26 September 2026 13:44
Ferdy Sambo, terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J(pengadilan negeri jakarta selatan/youtube)

Newscast.id - Keberadaan terpidana pembunuhan berencana Ferdy Sambo dipertanyakan. Sebab, sosok mantan Kadiv Propam Polri itu tak nampak saat tim Ombudsman menggeledah Lapas Kelas IIA Cibinong, tempat Sambo dititipkan.

Komisioner Ombudsman, Syafrida R Rasahan, mengungkapkan, timnya tidak dapat memastikan Ferdy Sambo berada di Lapas Cibinong. Sebab, tim tidak memperoleh akses penuh saat melakukan sidak ke lapas itu pada Rabu, 23 September 2026.

”Apakah nama seperti yang disebutkan Ferdy Sambo itu, ini sekali lagi teman-teman mengulangi soal nama-nama yang beredar, saya sekali lagi (tegaskan) bahwa Ombudsman tidak bisa memastikan, karena kami tidak bertemu langsung (dengan napi seperti Ferdy Sambo),” kata Syafrida dalam keterangannya, ditulis Sabtu, 26 September 2026.

Baca juga
Deretan napi kakap penghuni Lapas Cibinong: Ferdy Sambo, Indra Kenz, Harvey Moeis

Syafrida menjelaskan, timnya juga tidak mendapatkan dokomen yang memuat daftar warga binaan di dalam lapas. Saat sidak, Ombudsman hanya bertemu dengan napi yang sedang berada di luar blok sel dan bukan merupakan nama besar yang ramai disebut publik.

”Sementara kami tidak bisa memberikan, karena kami tidak mendapatkan dokumen, siapa saja warga binaan yang sudah dieksekusi,” kata dia.

Menurut Syafrida, informasi terkait penempatan narapidana juga dapat ditelusuri melalui sistem yang tersedia untuk publik.

”Itu bisa dilihat di e-court dimana mereka akan ditempatkan, itu kan merupakan wilayah publik dan kemudian juga di sistem informasi pemasyarakatan juga terdapat dimana para narapidana yang sudah dijatuhi sanksi oleh pengadilan dieksekusi oleh kejaksaan,” kata dia.

Baca juga
Pengacara: Ferdy Sambo Tak Pernah Ditahan di LP Salemba, Tidur di Ruang ber-AC

Sebelumnya, Komisioner Ombudsman RI, Fikri Yasin mengungkapkan temuan fasilitas mewah yang memiliki standar seperti sebuah apartemen di belakang Lapas Cibinong. Lokasinya terpisah dari blok hunian para napi.

"Bagus, bagus sekali. Standar apartemen. Artinya walaupun kecil-kecil, kelengkapannya semua ada. Kelengkapan alat rumah tangga semua ada," kata Fikri.

Dalam pemeriksaan, Ombudsman menemukan lebih dari 10 kamar yang tersebar di sejumlah bagian kawasan lapas. Fasilitas di dalamnya antara lain ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan memasak.

Selain itu, ada enam hingga tujuh orang yang diduga warga binaan berada secara terpisah di kawasan tersebut. Namun, belum dipastikan identitas mereka yang sedang berada di fasilitas mewah itu.

Artikel lainnya: Innalillahi, Guruh Soekarno Putra meninggal dunia

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan