Rafael Alun Punya Bisnis Kos, Isinya Polisi Hingga Petinggi Kejaksaan Agung

  • Arry
  • 4 Juli 2023 15:38
Bekas Pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo, ayah Mario Dandy Satrio tersangka penganiayaan(Kemenkeu/kemenkeu)

Tersangka gratifikasi dan pencucian uang, Rafael Alun Trisambodo, terungkap memiliki sejumlah aset yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah. Salah satunya adalah bangunan kos-kosan yang berada di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Bangunan yang dijadikan kos-kosan itu saat ini masih beroperasi. Padahal sudah dalam status penyitaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Kini terungkap, penghuni kos Rafael Alun ternyata bukan orang sembarangan. Mereka adalah polisi, pegawai kementerian, hingga petinggi Kejaksaan Agung. Petinggi kejaksaan itu adalah Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana.

"Saya kos di sana memang, sudah 2 tahun," kata Sumedana kepada wartawan, Selasa, 4 Juli 2023.

Baca juga
Rafael Alun Trisambodo Ditahan KPK, Diduga Terima Miliaran Rupiah

"Ada teman-teman dari Mabes Polri, Kejaksaan, ada dari pegawai PU dan perkantoran di sekitaran Blok M," ujarnya.

Sumedana menjelaskan, harga sewa kamar kos tersebut bervariasi. Mulai Rp2,5 juta hingga Rp3,4 juta per bulan.

"Sudah ndak bayar listrik air," ucapnya.

Meski menghuni bangunan kos milik Rafael Alun, Sumedana mengaku tidak mengenal mantan pejabat Ditjen Pajak tersebut. Menurutnya, dia menyewa kamar kos tersebut sebelum menjadi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bali.

Baca juga
Mario Dandy Kini Diperiksa KPK Kasus Pencucian Uang Ayahnya, Rafael Alun

"Saya tidak pernah ketemu dan tidak kenal, tanya saja yang bersangkutan. Saya dua kali malah kos di sana sebelum jadi Wakajati Bali, karena dekat kantor, jauh sebelum ada masalah mereka," ujarnya.

"Saya juga sudah habis kontraknya bulan ini, mau cari samping-sampingnya juga," ujarnya.

Rafael Alun kini sudah menjadi tersangka dalam dua tindak pidana yakni gratifikasi dan pencucian uang. KPK sudah menyita 20 bidang tanah dan bangunan milik Rafael Alun. Termasuk kos tersebut.

"Adapun total dari 20 aset yang disita ini jumlahnya mencapai Rp 150 miliar," ujar Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

Artikel lainnya: Anak Tanya Siapa Syahnaz Sadiqah, Rendy Kjaernett Bersujud: Papa Bukan Orang Baik

 

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan