Heboh Rangka eSAF Karatan dan Keropos, Ini Penjelasan Resmi Honda

  • Arry
  • 24 Agustus 2023 16:17
Honda motor(astra international/astra.co.id)

Belakangan ini ramai diperbincangkan rangka eSAF buatan Honda yang disebut berkarat, mudah keropos, dan patah. Pihak Honda pun buka suara soal isu yang beredar tersebut.

General Manager Corporate Communication Astra Honda Motor (AHM) Ahmad Muhibbuddin, menegaskan komitmen Honda menjaga kualitas motor yang diproduksi dan dipasarkan di Indonesia. Termasuk produk rangka eSAF alias enhanced Smart Architecture Frame.

"Kami berusaha memberi produk dengan kualitas terbaik sesuai dengan uji quality yang kami lakukan. Bahwa ada permasalahan yang dikeluhkan konsumen kita juga coba merespons dengan cepat," kata Muhib, Rabu, 23 Agustus 2023.

"Kedua, kami ingin menyampaikan bahwa setiap produk sepeda motor baru yang kami kirim ke konsumen itu sudah melalui uji kualitas, itu adalah prioritas buat kami," ujarnya.

"Karena memang kualitas itu terpenting, terutama buat kami, agar kami bisa menemani konsumen berkendara dengan aman dan nyaman," sambung Muhib.

Muhib juga menjelaskan soal rangka bawah motor skutik Honda karatan meski kondisinya masih baru. Muhib menegaskan, noda kuning pada eSAF tersebut bukanlah karat melainkan lapisan silicate yang tidak berbahaya.

"Ketiga, di pasar ada temuan bercak kuning pada sepeda motor Honda. Ada beberapa konsumen yang menemukan, kami ingin menyampaikan, bahwa bercak ini sebenarnya bukan karat, tapi lapisan silicate yang tidak berbahaya dan tidak menyebabkan keropos," jelas Muhib.

"Lapisan itu punya fungsi melapisi hasil pengelasan dan juga bisa mencegah oksidasi. Ini suatu hal normal dan tidak berbahaya. Para pemilik motor Honda tidak perlu khawatir karena bukan karat dan tidak berpengaruh terhadap kenyamanan dan keamanan, untuk sepeda motor baru," sambungnya.

"Jika ada keluhan pada sepeda motor Honda, kami sarankan konsumen agar tidak segan-segan mendatangi jaringan AHASS kami. Kami akan lakukan pemeriksaan secara langsung. Kami akan tangani dengan cepat," tukasnya.

Artikel lainnya: Survei Litbang Kompas: PDIP 24,4%, Gerindra 18,9%, Golkar 7,2%, PKS 6,3%

 

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan