Newscast.id - Sebuah buku bertajuk Broken Strings tengah menjadi sorotan. Buku itu digarap oleh artis dan penyanyi Aurelie Moeremans.
Broken Strings bercerita tentang kisah Aurelie saat masih berusia 15 tahun. Dia mengaku saat itu menjadi korban grooming dari seseorang yang usianya lebih dewasa.
“Buku ini adalah kisah nyata tentang aku. Tentang bagaimana aku digrooming waktu umur 15 tahun oleh seseorang yang usianya hampir dua kali umur aku,” tulis Aurelie di akun Instagram miliknya.
Untuk diketahui, grooming adalah istilah saat seorang anak berada di bawah manipulasi orang yang lebih dewasa darinya.
Aurelie menjelaskan, buku Broken Strings itu menceritakan bagaimana dirinya dimanipulasi dan dikontrol hingga akhirnya menjalani proses pemulihan diri.
Dalam bukunya, Aurelie menceritakan pertemuannya dengan seorang lelaki bernama Bobby. Nama ini dia klaim sebagai nama samaran.
Menurutnya, dia bertemu dengan Bobby di lokasi syuting. Sejak pertemuan dan perkenalan itu, Aurelie mengaku mengalami grooming.
“Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri,” tulis Aurelie.
“Ditulis tanpa romantisasi, dari sudut pandang korban,” ujar Aurelie.
Istri Tyler Bigenho itu menjelaskan, buku Broken Strings ini bisa didapatkan secara gratis. Caranya, bisa unduh langsung melalui tautan yang dia sematkan di media sosialnya.
“Sudah dibaca puluhan ribu orang. Dan cerita yang sudah menyentuh banyak hati, enggak bisa dihapus,” tutup Aurelie.
Selanjutnya apa itu Grooming? >>>
Berdasarkan National Society for the Prevention of Cruelty to Children (NSPCC), grooming adalah bentuk pelecehan yang melibatkan manipulasi seseorang hingga seseorang terisolasi, bergantung, dan lebih rentan terhadap eksploitasi.
Pelaku kadang melibatkan keluarga besar untuk mendapatkan kepercayaan dengan anak itu. Dengan demikian, dia mendapatkan kekuasaan atas orang tersebut sebagai persiapan melakukan pelecehan termasuk pelecehan seksual.
Grooming bisa terjadi secara online, dalam sebuah komunitas bahkan dalam ruang publik.
Ciri-ciri Anak Menjadi Korban Grooming
Menurut Rigg dan Phippen pada 2016, berikut ciri-ciri anak korban grooming:
- Perubahan perilaku yang tiba-tiba
- Menghabiskan waktu lebih banyak di luar rumah atau menghilang dari rumah atau sekolah
- Bersikap tertutup tentang cara mereka menghabiskan waktu termasuk tentang penggunaan gawai.
- Menerima hadiah yang tidak dapat dijelaskan.
- Memiliki hubungan dengan orang yang jauh lebih tua.
- Menggunakan istilah terkait hubungan atau seksualitas tak terduga.
- Tampak sedih atau menarik diri
- Memiliki masalah mental
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News