Newscast.id - Alumni beasiswa LPDP banyak mengeluh soal sulitnya mendapat pekerjaan usai kembali ke Indonesia. Mereka pun akhirnya memilih menetap di negara tempat mereka menimba ilmu dari dana beasiswa LPDP.
Para alumni itu mengaku pelaku industri di Tanah Air belum siap menerima lulusan dari universitas top luar negeri. Sebab dianggap memiliki kualifikasi yang tinggi.
Dirut LPDP, Sudarto, buka suara soal keluhan alumni. Menurutnya, jaminan pekerjaan di luar wewenang dan tanggung jawab LPDP. Meksi demikian, LPDP tetap membuka upaya kerja sama dengan para pelaku industri untuk membuka ekosistem pekerjaan yang layak untuk awardee.
"Apakah LPDP menjamin kalau nanti mereka pulang itu dapat pekerjaan? Itu kelihatannya beyond LPDP ya. Maka kita bicaranya ekosistem. Itu yang terus kami bicarakan, kami koordinasikan, kami kerja samakan saat ini dengan industri, termasuk dengan Danantara agar ekosistem tersebut terbangun," ungkap Dirut LPDP Sudarto dalam Media Briefing di Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI, Rabu, 25 Februari 2026.
Baca juga
Menteri Purbaya minta penerima LPDP yang hina RI kembalikan dana beasiswa dan bunga
Menurut Sudarto, LPDP juga memberi kesempatan kepada para awardee untuk magang di luar negeri. Selain itu, pihaknya juga terus memperbaiki strategi supaya para alumni LPDP dapat terserap oleh industri tenaga kerja setelah menyelesaikan kuliah.
"Kami sangat paham untuk satu orang itu menjadi sumber daya unggul (SDM), tidak cukup Anda kuliah di universitas terbaik. Yang lebih penting adalah setelah itu," ujarnya.
Sudarto menyatakan, LPDP terus berusaha menyelaraskan prioritas jurusan beasiswa dengan kebutuhan industri serta riset. Oleh sebab itu, mulai 2021-2026 program beasiswa diarahkan lebih terukur terhadap bidang-bidang strategis.
Artikel lainnya: Samsung Galaxy S26, S26 Plus, S26 Ultra resmi rilis, Ini spesifikasi dan harganya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News