Indomie Ayam Spesial Mengandung Zat Pemicu Kanker, Indofood Buka Suara

  • Arry
  • 26 Apr 2023 12:09
Indomie Rasa Ayam Spesial(cna/cna)

Produk Indomie Rasa Ayam Spesial disebut mengandung zat pemicu kanker. Temuan itu terjadi di Taiwan.

Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang buka suara soal produk Indomie Rasa Ayam Spesial yang disebut mengandung zat pemicu kanker atau zat karsinogenik oleh Departemen Kesehatan Taipei.

Franciscus menyatakan, pihaknya telah mengikuti persyaratan-persyaratan yang ditentukan oleh negara pengimpor sebelum mengirim produk. Hal ini sesuai dengan prinsip perusahaannya.

"Pada prinsipnya kita mengikuti prasyarat dan ketentuan BPOM dan juga standar Badan kesehatan negara pengimpor," ujar Franciscus Welirang, Rabu, 26 April 2023.

Untuk diketahui, Kementerian Kesehatan Taiwan saat merilis hasil pemeriksaan mie instan yang tersedia di Taipei pada 2023.

Baca juga
Kemenkes Taiwan Sebut Indomie Ayam Spesial Mengandung Zat Pemicu Kanker

"Mie Kari Putih Ah Lai dari Malaysia dan sejumlah mie Indomie: Rasa Ayam Spesial dari Indonesia keduanya mengandung etilen oksida, senyawa kimia yang terkait dengan limfoma dan leukemia," kata kementerian tersebut dalam laporannya, dilansir dari CNA Taiwan, Selasa, 25 April 2023.

Pihak otoritas pun meminta kepada pihak pengecer untuk menarik dua produk mie instan tersebut dari rak mereka. Sementara importir akan dikenai denda antara 60.000 NTD (setara Rp29,2 juta) dan 200 juta NTD (setara Rp974,5 juta).

Baca juga
Terkontaminasi Residu Pestisida, Mi Instan Indonesia Ditolak Masuk Taiwan

Berdasarkan informasi di laman web Biro Zat Beracun dan Kimia di bawah Administrasi Perlindungan Lingkungan Tingkat Kabinet, zat etilen oksida beracun jika dikonsumsi atau dihirup.

Zat etilen oksida juga disebutkan bisa menyebabkan limfoma, leukemia, iritasi serius pada kulit dan mata, hingga dapat memicu cacat lahir dan keturunan.

Kepala Divisi Obat dan Makanan Kementerian Kesehatan Taipei, Chen Yi Ting, menjelaskan, pemeriksaan mie instan kota dilakukan dengan memilih secara acak terhadap 30 produk yang tersedia di supermarket, toko serba ada, hypermarket, pasar basah tradisional, toko makanan Asia Tenggara dan importir grosir di kota.

Artikel lainnya: Suhu Panas Indonesia, Kemenkes: Waspadai 7 Gejala Ini dan Cara Antisipasinya

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait