Newscast.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan perang melawan Iran segera selesai. Dia mengklaim negara di Timur Tengah itu sudah di ambang kehancuran total.
"Saya pikir perang ini segera selesai, hampir," kata Trump saat berbicara di klub golf miliknya di Florida dikutp dari CBS.
Trump mengungkapkan, operasi militer yang dilancarkan bersama Israel berhasil melumpuhkan berbagai lini kekuatan Iran, mulai dari laut hingga udara.
"Iran tidak memiliki Angkatan Laut, tak ada komunikasi, tak ada Angkatan Udara. Rudal Iran tinggal sedikit. Drone mereka juga sudah dihancurkan, termasuk pabriknya," klaim Trump.
Baca juga
Mojtaba Khamenei terpilih jadi Pemimpin Tertinggi Iran, gantikan ayahnya
Merespons klaim Trump, Juru Bicara Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini mengatakan, narasi tersebut hanya untuk menutupi kondisi lapangan yang sebenarnya.
Dia menegaskan, yang memiliki otoritas untuk menentukan kapan perang berakhir adalah Teheran, bukan Washington.
Naeini mengungkapkan, kemampuan pertahanan Iran, terutama amunisi rudal, masih dalam kondisi utuh. Seluruh rudal pun sudah diap digunakan.
“Kami tahu, narasi Trump itu sebenarnya untuk menutupi situasi nyata bahwa amunisi AS sudah hampir habis, dan dia mencoba mencari jalan keluar yang terhormat dari perang ini," kata Naeini dikutip dari kantor berita Tasnim, Selasa, 10 Maret.
Naeini juga mengeritik transparansi pemerintah AS kepada rakyatnya sendiri, terkait kerugian infrastruktur di wilayah strategis Teluk Persia.
"Kenapa Anda tidak memberitahukan yang sebenarnya kepada rakyat AS? Trump tidak mau orang Amerika tahu, bahwa semua infrastruktur militer AS di wilayah Teluk Persia sudah kami hancurkan," katanya.
Artikel lainnya: Peneliti BRIN sebut Lebaran Idulfitri 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News