Negosiasi damai AS-Iran buntu, perang lanjut?

  • Arry
  • 12 Apr 2026 14:25
Perang Amerika-Israel vs Iran(@SaifeeArt/unsplash)

Newscast.id - Negosiasi perdamaian antaran Amerika Serikat dan Iran berakhir buntu. Kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan dan langsung meninggalkan Islamabad, Pakistan, tempat perundingan dihelat.

Perundingan berlangsung pada Jumt, 12 April 2026 waktu setempat. Pihak Amerika Serikat diwakili Wapres JD Vance. Sedangkan delegasi Iran dipimpin Ketua Parlemen, Mohammad Bagher Ghalibaf.

JD Vance mengabarkan perundingan tidak mencapai kesepakatan. Dia pun langsung memutuskan meninggalkan Islamabad.

“Kabar buruknya adalah kami belum mencapai kesepakatan. Dan saya pikir ini merupakan kabar yang jauh lebih buruk bagi Iran dibandingkan bagi Amerika Serikat,” kata Vance kepada wartawan usai perundingan.

Baca juga
Israel gempur Lebanon di saat AS-Iran gencatan senjata, 254 Tewas dan 1.165 Luka

Vance menyampaikan, AS telah menunjukkan fleksibilitas yang cukup selama proses negosiasi dengan Iran. Ia menegaskan, Washington telah dengan jelas menyampaikan garis merah serta ruang kompromi dalam perundingan tersebut.

“Mereka telah memilih untuk tidak menerima syarat kami,” ujarnya kepada wartawan setelah pembicaraan.

“Pertanyaannya sederhana, apakah kita melihat komitmen mendasar dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, bukan hanya sekarang atau dua tahun ke depan, tetapi untuk jangka panjang? Kami belum melihatnya. Kami berharap akan melihatnya,” kata Vance.

“Kami meninggalkan tempat ini dengan usulan yang sangat sederhana, sebuah metode pemahaman yang merupakan tawaran final dan terbaik kami,” ujarnya di Islamabad usai perundingan.

“Kami telah menjelaskan dengan sangat jelas apa saja garis merah kami, hal-hal yang dapat kami akomodasi dan yang tidak dapat kami akomodasi, dan kami telah menyampaikannya sejelas mungkin, namun mereka memilih untuk tidak menerima syarat kami,” kata Vance.

Baca juga
Viral Trump ngamuk ke Indonesia gegara cenderung dukung Iran, ini faktanya

Keterangan versi Iran

Sementara itu pihak Teheran menyalahkan kegagalan perundingan ke pihak Amerika Serikat. Mereka menuding pihak Washington mengajukan tuntutan yang tidak masuk akal.

Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, mengatakan, delegasi Iran mengajukan berbagai inisiatif tetapi kemajuan terhambat oleh pihak AS, memaksa pembicaraan berakhir tanpa hasil.

"Negosiasi antara tim Iran dan Amerika baru saja berakhir beberapa menit yang lalu dan, karena apa yang digambarkan sebagai campur tangan dan ambisi AS yang berlebihan, kedua pihak sejauh ini gagal mencapai kesepakatan,” lapor seorang koresponden untuk kantor berita semi-resmi Tasnim dari Islamabad.

Sementara Kantor berita Mehr melaporkan, delegasi tersebut yang termasuk Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi sudah meninggalkan Pakistan.

“Aparat diplomatik adalah alat untuk mengamankan, melindungi, dan melestarikan kepentingan nasional,” kata Baghaei kepada media Iran dikutip dari Al Jazeera.

Harapan Pakistan

Dengan buntunya negosiasi ini, belum diketahui bagaimana kelanjutan perang AS-Israel melawan Iran. Pihak Pakistan berharap, kedua belah pihak harus menjunjung tinggi perjanjian gencatan senjata.

Menteri Luar Negeri Ishaq Dar mengatakan, "Pakistan telah dan akan terus memainkan perannya untuk memfasilitasi keterlibatan dan dialog antara Republik Islam Iran dan Amerika Serikat di hari-hari mendatang."

Artikel lainnya: Rekomendasi 5 sate klathak legendaris pilihan di Yogyakarta, dagingnya juicy lucy

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait