Iran pungut tarif Selat Hormuz dengan Bitcoin, segini biayanya

  • Arry
  • 11 Apr 2026 17:23
Selat Hormuz(@alones/unsplash)

Newscast.id - Iran mulai menerapkan tarif bagi kapal-kapal yang ingin melintas di Selat Hormuz. Nantinya Iran akan memungut tarif dengan menggunakan bitcoin.

Juru bicara Serikat Eksportir Minyak, Gas, dan Produk Petrokimia Iran, Hamid Hosseini menjelaskan, tarif yang akan dikenakan adalah USS1 atau sekitar Rp17.122 per barel minyak yang dimuat kapal. Menurutnya, langkah ini sebagai strategi untuk menghindari sanksi internasional dengan memanfaatkan sistem keuangan di luar jangkauan Amerika Serikat (AS).

Dalam pelaksanaannya, nantinya kapal yang ingin melintas Selat Hormuz harus mengirimkan e-mail permohonan kepada pihak berwenang. e-Mail itu berisi muatan yang dibawa kapal tersebut. Setelah itu, pihak berwenang akan menghitung tarif dan setelah pembayaran diterima mereka baru boleh melintas.

"Begitu email tiba dan Iran menyelesaikan penilaiannya, kapal-kapal diberi waktu beberapa detik untuk membayar dengan bitcoin, untuk memastikan mereka tidak dapat dilacak atau disita karena sanksi," kata Hosseini kepada Financial Times.

Baca juga
Iran lepaskan kapal milik China hingga Malaysia dari Selat Hormuz, Indonesia tak ada

"Semua barang bisa lewat, tetapi prosedurnya akan memakan waktu untuk setiap kapal, dan Iran tidak terburu-buru," jelasnya.

Selat Hormuz merupakan salah satu perairan menjadi jalur pelayaran minyak dunia. Sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia mengalir melalui selat ini.

Namun sejak serangan yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat pada akhir Februari 2026, Iran langsung menutup Selat Hormuz. Iran hanya mengizinkan kapal-kapal negara sahabat mereka dapat melintas dengan aman.

Dua kapal milik Pertamina yang membawa minyak mentah hingga saat ini masih tertahan di Selat Hormuz.

Artikel lainnya: Diminta JK tunjukkan ijazah asli, ini respons Jokowi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait