Isu panas Kemenkeu, anak buah cap Purbaya menteri tertutup dan tak bisa Inggris

  • Arry
  • 25 Apr 2026 17:39
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa(sekretariat negara/setneg.go.id)

Newscast.id - Kementerian Keuangan tengah diterpa isu tak sedap. Ada keretakan hubungan antara Menteri Purbaya Yudhi Sadewa dengan para anak buahnya.

Kisruh ini bermula usai Purbaya memberhentikan dua anak buahnya yakni Luky Alfirman sebagai Dirjen Anggaran dan Febrio Nathan Kacaribu sebagai Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal.

Imbas pemberhentian dua pejabat eselon I itu menimbulkan bara di internal Kemenkeu. Bahkan ada pihak internal yang menuduh Purbaya sebagai menteri yang tertutup hingga tidak bisa berbahasa Inggris.

Purbaya buka suara soal isu tersebut. Dia mengakui, akibat isu tersebut, dia tidak dipertemukan dengan investor karena dianggap akan mengacaukan.

Baca juga
Menkeu Purbaya jelaskan soal isu kas negara sisa Rp120 trilun dan hanya cukup 2 pekan

"Yang gue agak heran, ada yang saya bilang tadi, informasi yang keluar bahwa Menteri Keuangannya tertutup, nggak bisa bahasa Inggris kali, dan kalau bisa, jangan dibawa ketemu investor karena dia akan mengacaukan katanya. Itu dari internal. Jadi kita rapikan itu sedikit," ungkap Purbaya di Jakarta, Jumat, 24 April 2026.

Purbaya pun mengakui pemberhentian dua pejabat eselon I menjadi salah satu latar belakang mencuatnya itu tak sedap itu. Dia menegaskan, pemberhentian dua pejabat itu dilakukan karena adanya misleading terkait posisi kas negara Rp120 triliun dan hanya cukup dua pekan saja.

"Ketika ada misinformasi seperti itu kan meruntuhkan kredibilitas pemerintah juga. Jadi mesti kita rapikan. Itu aja," jelasnya.

Purbaya menjelaskan, duit Rp120 triliun itu adalah dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang parkir di Bank Indonesia (BI), dari total Rp 420 triliun. Sementara sisanya sebesar Rp300 triliun ditempatkan di perbankan. Uang sisa ini sewaktu-waktu dapat ditarik kembali karena sifatnya deposito on call.

Purbaya juga memastikan APBN dalam kondisi baik dan tercukupi.

"Jadi nggak usah takut dengan APBN pemerintah, masih cukup dan uang kita masih banyak. SAL itu malah belum kita sentuh sama sekali, hanya saya pindahin saja untuk dorong perekonomian," ucap Purbaya.

Artikel lainnya: Piala Thomas 2026: Indonesia menang telak 5-0 atas Aljazair

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait