Prabowo nombok pakai duit pribadi saat perjalanan ke luar negeri, ini respons Purbaya

  • Arry
  • 6 Jun 2026 17:38
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa(kementerian keuangan/kemenkeu.go.id)

Newscast.id - Presiden Prabowo Subianto disebut menanggung kelebihan biaya perjalanan luar negeri dengan menggunakan uang pribadi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara.

Purbaya menyatakan, tidak mau mengomentari lebih lanjut pernyataan yang dilontarkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya itu.

“Saya gak bisa menjawab pertanyaan itu, itu kan pak teddy udah menjelaskan ya kita pegang pernyataan pak teddy,” kata Purbaya, kepada wartawan saat konferensi pers APBN Kita di kantornya, Jakarta, dikutip Sabtu, 6 Juni 2026.

Meski demikian, Purbaya menilai tidak ada aturan yang melarang soal penggunaan dana pribadi untuk menutup kelebihan biaya perjalanan dinas Presiden.

Baca juga
Seskab Teddy jawab Dino Patti Djalal soal Prabowo ke LN, singgung Wamenlu 3 bulan

“Nggak ada aturannya, kalau saya punya duit saya pergi nombok nggak boleh secara logika kan boleh aja kalau mau nombok,” lanjut dia.

Saat ditanya besaran anggaran perjalanan dinas Presiden pada 2026, Purbaya enggan menjelaskan lebih rinci.

“Itu gini, Anda mau lihat rahasia presiden, yang enggak boleh lah. Kita tahu angkanya cuma anda tanya ke Sesneg (Sekretaris Negara) aja kalau mau jawaban yang pasti,” ujarnya.

Untuk diketahui, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengungkapkan, seluruh kelebihan biaya perjalanan luar negeri Presiden Prabowo yang melampaui anggaran negara ditanggung menggunakan dana pribadi Presiden.

Hal tersebut disampaikan Teddy Indra sebagai respons dari masukan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait kunjungan luar negeri Presiden.

“Jadi segala kelebihan biaya yang telah dianggarkan oleh negara, itu sepenuhnya ditanggung oleh pribadi Presiden Prabowo,” kata Teddy.

“Kemudian yang kedua, jumlah rombongan. Ini sangat penting. Jumlah rombongan Presiden Prabowo itu sudah berkurang besar-besaran. Lebih dari separuh dari periode sebelumnya,” ujarnya.

Artikel lainnya: Geledah rumah eks Wamen Silmy Karim, KPK sita duit dolar-euro, Porsche hingga Harley

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait