Newscast.id - Sebuah video bernarasi satu kompi anggota TNI diduga mencuri belasan sapi milik seorang janda di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara viral di media sosial. Pihak TNI langsung beri respons.
Dalam video yang diunggah di sejumlah platform, terdengar seorang perempuan meneriaki belasan pria berbadan tegap yang sedang berjalan kaki. Saat isu kondisi sudah malam.
Perempuan itu menyebut belasan orang yang disebut anggota TNI itu telah mencuri sapi-sapi miliknya. Namun, tak ada respons dari anggota TNI tersebut yang terus berjalan di bawah sorotan senter.
"Geger, warga Labuhanbatu pergoki satu kompi anggota TNI yang diduga digodol 16 ekor lembu milik janda," demikian narasi akun yang mengunggah video itu.
Baca juga
Calon manajer Kopdes yang meninggal saat dilatih militer jadi 5, ini identitasnya
Dandim 0209/LB, Letkol Kav Hanung Kaptiaji, buka suara soal video yang biral tersebut. Dia mengklaim, video itu sudah tersebar lama.
"Saya dapat informasi video itu sudah lama. Sekitar bulan Mei tahun ini," kata Hanung.
Menurutnya, video itu dilatarbelakangi kepemilikan lembu, antara seorang janda dengan pria inisial J yang merupakan warga di Desa Sei Siarti, Kecamatan Panai Tengah.
"Jadi ini sipil dengan sipil tapi kok bawa-bawa nama TNI. Ya kami sangat meyayangkan," ujar Hanung.
Menurutnya, kasus tersebut sudah pernah dilaporkan ke Polres Labuhanbatu hingga Polda Sumut. Namun laporan ini ditolak karena tak memenuhi administrasi.
"Kalau perkembangannya saya masih cek, apakah ada mediasi atau bagaimana. Untuk video itu juga masih kami cek sumber dan originalitasnya," katanya.
Artikel lainnya: Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan kena pajak, ini kata Purbaya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News