Newscast.id - Bank Dunia merilis sebanyak 64,2 persen penduduk Indonesia pada 2026 hidup di bawah garis kemiskinan. Posisi ini menempatkan Indonesia berada di posisi keempat tertinggi dari 11 negara ASEAN dan peers.
Data tersebut terungkap dalam laporan Macro Poverty Outlook edisi April 2026 yang diterbitkan Bank Dunia. Dalam laporan itu disebutkan, garis kemiskinan berada di level US$8,30 per kapita per hari berdasarkan Purchasing Power Parity (PPP) 2021.
Dalam daftar itu, tingkat kemiskinan Indonesia berada di bawah Timor-Leste yang mencapai 71,7 persen, India 70,7 persen, dan Laos 68,6 persen pada 2026.
Meski demikian, Bank Dunia memproyeksikan angka kemiskinan di Indonesia akan terus menurun dalam tiga tahun mendatang. Bank Dunia memperkirakan angka kemiskinan pada 2027 turun menjadi 63,1 persen pada 2027 dan 62 persen pada 2028.
Berikut proyeksi tingkat kemiskinan berdasarkan garis kemiskinan Bank Dunia di negara ASEAN dan negara peers Indonesia pada 2026:
- Timor-Leste – 71,7 persen
- India – 70,7 persen
- Laos – 68,6 persen
- Indonesia – 64,2 persen
- Afrika Selatan – 60 persen
- Filipina – 56,5 persen
- Brasil – 20,4 persen
- Vietnam – 17,9 persen
- Argentina – 14,5 persen
- Thailand – 10,1 persen
- Malaysia – 1 persen.
Artikel lainnya: KAI Tebar Diskon Tiket Kereta hingga 30%, Catat Tanggalnya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News