50 Ribu Buruh Rayakan May Day, Ini 18 Tuntutannya

  • Arry
  • 14 Mei 2022 10:59
Peringatan May Day(ist/ist)

Ribuan buruh menggelar aksi merayakan May Day atau Hari Buruh Internasional. Acara itu digelar hari ini, Sabtu, 14 Mei 2022. Diperkirakan aksi ini akan diikuti 50 ribu buruh.

Pusat aksi peringatan May Day yang bertajuk May Day Fiesta ini dilakukan di depan Gedung DPR dan kemudian bergeser ke Stadion Gelora Bung Karno.

"Satu, aksi di DPR RI yang diikuti oleh lebih dari 50 ribu buruh pada jam 10-12 siang. Kegiataan kedua bergerak menuju ke Stadion Utama GBK, 50 RIBU buruh akan lakukan May Day fiesta di 14 Mei 2022," ungkap Presiden KSPI Said Iqbal, Jumat, 13 Mei 2022.

Said Iqbal menjelaskan, aks ini akan dihadiri sejumlah konfederasi serikat pekerja nasional. Selain itu, pihaknya juga mengundak perwakilan buruh dari sejumlah negara seperti Jerman, Australia, Finlandia, hingga Brasil.

Dalam aksi ini, para buruh membawa daftar 18 tuntutan, yakni:

  1. Tolak Omnibus law UU Cipta Kerja;
  2. Turunkan harga bahan pokok (minyak goreng, daging, tepung, telur, dll), BBM, dan gas;
  3. Sahkan RUU PPRT, tolak revisi UU PPP, tolak revisi UU SP/SB;
  4. Tolak upah murah;
  5. Hapus outsourcing;
  6. Tolak kenaikan pajak PPn;
  7. Sahkan RPP Perlindungan ABK dan Buruh Migran;
  8. Tolak pengurangan peserta PBI Jaminan Kesehatan;
  9. Wujudkan kedaulatan pangan dan reforma agraria;
  10. Stop kriminalisasi petani;
  11. Biaya pendidikan murah dan wajib belajar 15 tahun gratis;
  12. Angkat guru dan tenaga honorer menjadi PNS;
  13. Pemberdayaan sektor informal;
  14. Ratifikasi Konversi ILO No 190 tentang Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja;
  15. Driver Ojol adalah pekerja, bukan mitra kerja yang tidak jelas hubungan kerjanya;
  16. Laksanakan Pemilu tepat waktu 14 Februari 2024 secara jurdil dan tanpa politik uang;
  17. Redistribusi kekayaan yang adil dengan menambah program jaminan sosial (jaminan makanan, perumahan, pengangguran, pendidikan, dan air bersih); dan
  18. Tidak boleh ada orang kelaparan di negeri yang kaya.

 

Artikel lainnya

Berita Terkait