Pencarian Eril di Swiss Bakal Terkendala Hujan Badai

  • Arry
  • 5 Jun 2022 11:57
Tulisan Emmeril Kahn diikat di pohon di tepi Sungai Aare(ist/ist)

Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz terus dilakukan tim SAR Bern, Swiss. Hingga Sabtu, 4 Juni 2022, pencarian putra sulung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil itu masih belum membuahkan hasil.

"Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz, atau Eril, di sungai Aare, terus dilanjutkan dalam koordinasi Polisi Maritim Bern. Dari keterangan polisi, pencarian telah mencakup 29 KM wilayah sungai Aare," tulis keterangan KBRI di Bern, Swiss, dilansir dari laman Kementerian Luar Negeri, Ahad, 5 Juni 2022.

KBRI menyatakan, pencarian Eril ke depan bakal menemui sejumlah kendala. Sebab, cuaca di Bern, terutama di pegunuungan diperkirakan bakal diliputi hujan dan badai. Hal ini akan memengaruhi debit Sungai Aare yang akan terus meningkat.

Baca juga
Atalia Unggah Ridwan Kamil Masuk Sungai: Ini yang Dilakukan Ayahmu Setiap Hari, Ril

"Metode pencarian yang terus dilakukan adalah dengan patroli perahu dan patroli darat. Sedangkan penggunaan metode lainnya akan sangat bergantung pada jumlah debit air, tingkat kekeruhan air, dan cuaca di sepanjang area pencarian yang dapat berubah sewaktu-waktu," jelas KBRI.

Selain itu Swiss saat ini juga telah memasuki musim panas. Perubahan musim ini juga akan memengaruhi pada penambahan debit air di Sungai Aare.

KBRI juga menjelaskan, perubahan musim ini akan membuat wilayah Sungai Aare makin banyak dikunjungi wisatawan. "Peningkatan dinamika di sungai Aare ini diharapkan akan berkontribusi positif dalam proses pencarian," ujarnya.

Eril hilang sejak 26 Mei 2022. Pihak keluarga Ridwan Kamil sudah ikhlas dan meyakini Eril telah meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Aare.

Kang Emil dan istrinya, Atalia Praratya, beserta putrinya Camillia Laetitia Azzahra alias Zara, kini sudah berada di Indonesia. Pencarian Eril di Swiss kini dilanjutkan oleh pamannya.

 

Artikel lainnya

 

Berita Terkait