Heboh Penemuan Piramida di Danau Toba, Ini Penjelasan Badan Geologi

  • Arry
  • 28 Okt 2023 07:30
Temuan Piramida di Danau Toba(Danny Hilman/brin)

Belakangan heboh dengan adanya penemuan piramida di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara. Temuan ini mengingatkan dengan piramida di Gunug Padang, Cianjur beberapa tahun lalu.

Profesor Riset dari Pusat Riset Kebencanaan Geologi di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Danny Hilman Natwidjaja menyatakan, riset terhadap temuan piramida ini masih dalam tahap pendahuluan.

"Baru penelitian pendahuluan," katanya beberapa waktu lalu.

"Tapi sudah jelas kalau struktur 'piramid' nya sih, karena masih utuh dan tidak tertimbun tanah," katanya.

Baca juga
5 Fenomena Sains yang Tertulis di Al-Qur'an

Danny menjelaskan, hipotesis awal menunjukkan, struktur yang terbentuk adalah piramida terkait dengan geomorfologi kawasan tersebut.

"Struktur batuan besar dengan tinggi mencapai 120 meter," katanya.

Menurutnya, bentuk bangunan ini seperti sebuah piramida dengan setengah badannya menempel ke bukit lapisan Tobatuff (batuan berpori sisa-sisa vulkanik) yang berumur sekitar 74 ribu tahun.

Danny juga menyatakan adanya kemiripan piramida Danau Toba dengan yang ditemukan di Gunung Padang. Namun, dia masih meneliti usia piramida di Danau Toba tersebut.

Plt Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, M Wafid menyatakan ada beberapa poin penting terkait temuan piramida tersebut. Meski demikian, Badan Geologi menyatakan banyak keraguan tentang adanya peradaban pada periode 75 ribu tahun yang lalu, terutama pada saat terbentuknya Kaldera Toba.

Baca juga
Heboh Tornado Api di Gunung Bromo yang Terbakar Akibat Foto Prewedding Pakai Flare

"Bukti-bukti konklusif tentang peradaban pada periode ini sangat minim atau bahkan belum ditemukan sama sekali," kata Wafid dikutip dari laman Badan Geologi ESDM.

Badan Geologi mencatat dua kemungkinan yang layak dipertimbangkan. Pertama, struktur yang tampak seperti piramida mungkin adalah hasil dari triangular facet yang banyak terdapat di "rim" Kaldera Toba. Kedua, triangular facet mungkin terbentuk setelah pembentukan Kaldera Toba dan kemudian digunakan oleh peradaban yang muncul setelah peristiwa tersebut, sekitar 75 ribu tahun yang lalu.

"Sebagai informasi tambahan, dalam sejarah peradaban manusia, Homo sapiens melanjutkan ekspansinya dan menghuni benua Asia sekitar 60 ribu tahun yang lalu, dengan satu gelombang migrasi melalui garis pantai Samudera Hindia," jelasnya.

Penjelasan ini, lanjut Wafid, membuat temuan piramida tersebut menjadi menarik. Sebab, ada bukti yang mendukung peradaban pada periode pembentukan Kaldera Toba.

"Namun masih memerlukan penelitian dan penyelidikan lebih lanjut. Badan Geologi berkomitmen untuk terus mengkaji temuan ini dengan sumber daya dan penelitian yang memadai."

Artikel lainnya: Politisi PDIP Unggah Video Utuh Megawati yang Dinarasikan Empas Tangan Jokowi

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait