Tersindir Broken Strings Aurelie Moeremans yang viral, Roby Tremonti buka suara

  • Arry
  • 14 Januari 2026 11:23
Artis Roby Tremonti(@robytremonti/instagram)

Newscast.id - Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans tengah menjadi sorotan. Viralnya buku itu membuat Roby Tremonti muncul dan buka suara dan klarifikasi.

Buku Broken Strings menceritakan kisah pilu Aurelie yang mengaku menjadi korban grooming saat berusia 15 tahun. Aurelie Moeremans mengaku memiliki hubungan penuh tekanan, manipulasi, kekerasan seksual, dan KDRT dengan sosok bernama Boby.

Meski tak disebut dalam buku Broken Strings, Roby Tremonti tetiba muncul dan membuat klarifikasi. Dia mengaku tersindir dari viralnya buku tersebut.

"Di buku itu disebutkan tokoh Boby memaksa Aurelie menikah, dan jejak digital di internet mencatat bahwa saya pernah menikah dengannya. Jadi, wajar jika saya merasa tersindir dan perlu meluruskan tuduhan tersebut," kata Roby Tremonti kepada wartawan di Cibinong, Jawa Barat, Selasa, 13 Januari 2026.

Baca juga
Heboh Broken Strings, kisah traumatis artis Aurelie Moeremans jadi korban grooming

"Saya menolak disebut melakukan grooming atau pedofilia. Saya memiliki bukti video wawancara lama di mana Aurelie mengakui bahwa dia sudah berciuman pertama kali pada umur 13 tahun di Belgia, jauh sebelum mengenal saya," ucapnya.

Dia juga membantah soal tudingan melakukan pernikahan paksa dan ancaman penyebaran foto asusila. Menurutnya, tuduhan itu tak logis.

"Logikanya sederhana, jika saya sejahat itu, foto-foto itu pasti sudah tersebar sekarang karena saya tidak terima dituduh macam-macam," ujarnya.

"Saya menantang untuk membuktikan keberadaan foto telanjang tersebut. Sampai detik ini, tidak ada foto seperti itu di jagat maya," ucapnya.

Roby Tremonti juga mempertanyakan kenapa isu soal KDRT, penculikan, hingga pemerkosaan baru dibicarakan saat ini. Selama berhubungan dengan Aurelie, tidak pernah ada laporan kepolisian.

"Mengatakan pemerkosa dan penculikan, itu harusnya kan lapor ke yang berwajib ya. Kenapa selalu digembar-gemborkan di media sosial, tapi nggak lapor polisi? Kenapa?" tukas Roby Tremonti.

Artikel lainnya: Ketua PBNU diperiksa KPK terkait kasus korupsi kuota haji

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan