Jadi tersangka penipuan, Ruben Onsu minta maaf
- Arry
- 23 Agustus 2026 15:38
Newscast.id - Ruben Onsu akhirnya buka suara soal kasus penipuan dan penggelapan yang membuat dia menjadi tersangka. Presenter itu pun minta maaf.
Ruben Onsu diumumkan sebagai tersangka pada Rabu, 19 Agustus. Kasus ini sudah dilaporkan sejak 2025.
"Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar belakangan ini, saya memohon maaf atas situasi yang ada," tulis Ruben Onsu di akun Instagram miliknya dikutip Minggu, 23 Agustus 2026.
Ruben menjelaskan, sebelum kasus ini mencuat, dia sudah mencoba menempuh jalur damai. Namun upayanya kandas.
Baca juga
Begini modus Ruben Onsu hingga dijerat jadi tersangka penipuan dan penggelapan
"Selama proses ini berjalan, saya juga sudah berupaya melakukan tabayun melalui teman kami, namun memang belum menemukan titik temu," ungkap Ruben.
Ruben pun kini tengah mengumpulkan fakta hukum untuk memperkuat posisinya di penyidik. Ia siap membuktikan bahwa data yang ia miliki sesuai dengan fakta di lapangan.
"Saya terus mengumpulkan bukti-bukti yang berkaitan dengan apa yang saya sampaikan dalam pemeriksaan, dengan tujuan kesesuaian data dan keterangan yang ada," tambah Ruben.
Baca juga
Heboh WhatsApp Sarwendah ke Ruben Onsu sebut soal HIV, pengacara buka suara
Namun, Ruben mengaku berkendala dalam pengumpulan bukti ini. Sebab, sejumlah karyawan yang terlibat dalam kasus tersebut sudah tidak bekerja dengannya.
"Namun, beberapa orang yang sebelumnya bekerja bersama saya sudah tidak bekerja lagi dan sulit dihubungi untuk dimintai pertanggungjawaban, saya berusaha mencari dan mengumpulkan bukti-bukti tersebut satu per satu dengan akses yang sangat terbatas," jelas Ruben.
"Ini bukan bermaksud untuk membenarkan diri. Selama proses ini berjalan, saya juga sedang menyelesaikan permasalahan lain dengan kembali mencari data dan bukti-bukti untuk meluruskan pemberitaan yang menurut saya sudah jauh dari dengan apa yang sebenarnya terjadi," tulis Ruben.
Ruben pun berjanji akan bertanggung jawab penuh atas kasus yang menjeratnya. Dia tidak ingin ada perselisihan berkepanjangan.
"Apa yang terjadi menjadi pembelajaran bagi saya. Saya tetap bertanggung jawab dan berkomitmen menyelesaikan permasalahan ini dengan cara yang baik dan kekeluargaan," tegas
"Semoga pemberitaan yang ada tidak dimanfaatkan untuk menutupi atau mengalihkan perhatian dari isu nasional yang lebih membutuhkan kepedulian kita bersama," tutup Ruben.
Artikel lainnya: Gegara kabut asap karhutla di RI, Malaysia tutup 591 sekolah di Sarawak