5 Cara Mudah Bedakan Daging Sapi dan Daging Babi

  • Arry
  • 26 September 2021 12:54
Ilustrasi penjual daging di pasar tradisional(Jatengprov/JatengProv.go.id)

Daging sapi merupakan salah satu santapan spesial keluarga di Indonesia. Hal ini membuat permintaan daging sapi di pasaran terus tinggi.

Kondisi seperti ini sering dianfaatkan oknum tidak bertangung jawab untuk mengoplos daging sapi dengan daging babi. Tentunya demi mendapatkan keuntungan yang berlipat.

Dikutip dari Jurnal Halal LPPOM MUI, dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, membagikan 5 cara mudah untuk membedakan daging sapi dan daging babi. Perbedaan ini bisa dilihat kasat mata.

Berikut 5 cara membedakan daging sapi dan daging babi dikutip dari laman MUI:

1. Warna Daging

Warna daging babi lebih pucat dari daging sapi. Dagung babi warnanya mirip dengan daging ayam. Namun, pedagang biasa membuat kamuflase dengan melumuri daging babi dengan darah sapi.

Kamuflase ini bisa dihilangkan dengan merendam daging beberapa jam. Selain itu, ada bagian tertentu dari daging babi yang warnanya mirip sekali dengan daging sapi dan sulit dibedakan.

Baca Juga:
Wajib Diketahui, Ini 24 Nama Lain Daging Babi dalam Makanan


2. Serat Daging

Dilihat dari serat daging, terlihat perbedaan yang jelas antara daging sapi dan daging babi. Pada daging sapi, seratnya terlihat padat dan garis-garis seratnya terlihat jelas. Sedangkan daging babi, seratnya tampak samar dan renggang.

Perbedaan ini tampak jelas terlihat saat daging direnggangkan secara bersamaan.


3. Lemak Daging

Daging babi memiliki tekstur lemak yang lebih elastis. Sedangkan lemak daging sapi lebih kaku dan berbentuk.

Pada daging sapi, lemaknya tampak padat dan sebagian berbentuk serat yang menepel pada daging. Sedangkan pada daging babi, gumpalan lemak terkumpul pada ruas tertentu dan berlapis.

Lemak babi pun tampak lebih basah dan sulit dilepas dari dagingnya. Sementara lemak daging sapi terlilhat lebih kering dan tampak berserat. Namun, perli diperhatikan, lemak pada bagian jeroan seperti ginjal, penampakan lemak babi mirip dengan sapi.

Baca Juga:
Babi Haram dalam Islam, Kenapa Diciptakan?


4. Tekstur Daging

Tekstur daging sapi lebih kaku dan padat. Sementara tekstur daging babi lembek dan mudah diregangkan. Tekstur daging babi sangat kenyal dan mudah direkahkan. Sementara daging sapi terasa solid dan keras sehingga cukup sulit untuk diregangkan.


5. Aroma Daging

Daging babi memiliki aroma yang khas. Sedangkan aroma daging sapi anyir. Ciri inilah yang paling mudah untuk membedakan daging sapi dan daging sapi.

Selain itu ada aspek lainnya yang bisa mebantu konsumen untuk membedakan daging sapi dan daging babi. Yakni dari lokasi penjualan.

Biasanya penjual daging babi, dilakukan di tempat yang agak gelap dan terpisah dari penjual alinnya. Hal itu membuat konsumen lebih sulit membedakan daging sapi atau daging babi karena lokasi agak gelap.

Namun, yang perlu diketahui, biasanya daging sapi yang dioplos dengan daging babi tidak akan diletakkan di meja. Daging oplosan baru akan dikeluarkan joika ada pembeli yang bertanya "Adakah daging yang murah".

Untuk itu, masyarakat juga perlu waspada jika ada penjual daging yang menjual dagingnya lebih murah dibanding penjual lain.

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan