Pesawat Smart Aviation ditembaki OTK usai mendarat di Koroway Papua, ini kronologinya

  • Arry
  • 11 Februari 2026 16:55
Maskapai Smart Aviation(kementerian perhubungan/kemenhub)

Newscast.id - Pesawat PK-SNR milik PT Smart Aviation ditembaki orang tak dikenal di Bandara Koroway Batu, Papua Selatan, pada Rabu, 11 Februari 2026. Pilot dan copilot pesawat tewas akibat insiden ini.

Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana Putra menjelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.38 WIT. Pesawat rute Tanah Merah-Danowage/Koroway Batu itu membawa 13 penumpang.

Berikut kronologi penembakan pesawat Smart Aviation di Koroway Papua:

Pukul 10.38 WIT

Pesawat Smart Aviation PK-SNR Take Off dari Bandara Tanah Merah menuju Bandara Koroway Batu. Pesawat membawa 13 penumpang.

Baca juga
Pesawat Smart Air Ditembaki KKB di Bandara Homeyo Papua Tengah, Tak Ada Korban

Pukul 11.05 WIT

Pesawat Smart Aviation PK-SNR landing di Bandara Koroway Batu, Distrik Yaniruma, Kab. Boven Digoel, Prov. Papua Selatan. Saat itu, pesawat langsung ditembaki OTK. Pilot masih berupaya memarkirkan pesawat di runway 16 (ujung landasan). Usai pesawat terparkir, pilot dan co-pilot serta penumpang keluar dari pesawat dan langsung lari menyelamatkan diri ke dalam hutan.

Pukul 11.30 WIT

Capt. Pilot Egon Irawan sempat menghubungi Syarif (FOO Maskapai Smart Aviation) melalui Garmin. Dia mengabarkan tengah ditembaki dan melarikan diri masuk ke dalam hutan.

Pukul 11.32 WIT

Syarif (FOO maskapai Smart Aviation) menghubungi kembali namun di luar jangkauan.

Baca juga
Organisasi Papua Merdeka Akui Sandera Pilot dan Bakar Pesawat Susi Air

Pukul 11.35 WIT

Syarif (FOO maskapai Smart Aviation) melaporkan peristiwa penembakan ke kantor pusat maskapai Smart Aviation di Jakarta. Dia juga melaporkan insiden itu ke Unit Pelaksana Bandara Udara (UPBU) Kelas III Tanah Merah.

Pukul 11.37 WIT

Matheis Uniplaita (Kepala Satuan Pelayanan Bandara Udara Koroway Batu) menghubungi pegawai Bandara yang berada di Koroway Batu namun tidak bisa terhubung.

Pukul 11.40 WIT

Pihak Unit Pelaksana Bandara Udara (UPBU) Kelas III Tanah Merah melaksanakan koordinasi dengan unsur terkait untuk mendapatkan informasi dan kondisi terkini di Bandara Koroway Batu.

Pukul 13.18 WIT

Matheis Uniplaita (Kepala Satuan Pelayanan Bandara Udara Koroway Batu) menghubungi Jimi Weyati (Penginjil) melalui Handphone untuk menanyakan kondisi saat ini.

AKBP Wisnu mengabarkan sejumlah kondisi terkini berdasar informasi yang dia terima:

  1. Capt Pilot dan Co Pilot tertangkap dan dieksekusi hingga tewas di landasan Bandara Koroway Batu. "Dan sampai saat ini jenazah Capt Pilot dan Co Pilot masih berada di landasan," kata AKBP Wisnu dalam keterangannya.
  2. Kondisi terkini, pesawat masih terparkir di runway dengan kondisi kaca jendela samping kanan pecah, tangki avtur bocor akibat tembakan.
  3. 13 penumpang sementara belum tahu kepastian keberadaannya.
  4. Untuk pegawai Bandara Koroway Batu, para Tenaga Pengajar dan Tenaga Kesehatan diungsikan ke Kampung Mabuage Distrik Yaniruma Kab. Boven Digoel Prov. Papua Selatan.

Artikel lainnya: Jakarta-Bandung cuma 45 menit via Tol Japek II Selatan, Ini faktanya

Related Articles

Berita Terpopuler

Berita Pilihan